AMPAR.ID, JAMBI– Plt Kepala BPBD Merangin, Syafri (55) tewas dibunuh oleh anak buahnya sendiri pada Kamis (29/7) lalu. pelaku sudah tertangkap itu ialah Redian Tubagus Rangga orang yang ia percara mengelola kebun karet miliknya.
Kini mencul fakta baru, Kepolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan saat dikonfirmasi mengatakan pelaku pembunuh Plt kepala BPBD karena unsur sakit hati saat dimarahi korban dirumahnya, dan pelaku yang tidak tahan dengan korban langsung memukulnya dengan linggis dibagian leher dan kepala korban.
“Saat tewas, korban langsung menyeret korban ke kamar mandi,”ujarnya belum lama ini
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Indar Wahyu Dwi septian mengatakan, saat sebelum korban dibunuh, awalnya korban menyuruh korban kerumah dan sampai dirumah, korban ngobrol tentang hasil sawit dan korban langsung memberikan uang Rp 8 juta dan linggis yang sudah dibeli dan saat meletakan, korban dan pelaku kembali ngobrol.
“Pengakuan pelaku, saat asik ngobrol, korban menyurun pelaku membeli pecel lele untuk makan bersama dirumah dan korbanpun membelinya dan sampai dirumah, pelaku makan bersama dengan korban dan saat setelah makan, pelaku lanjut ngobrol namun korban langsung memarahi pelaku terkait persoalan kebun hingga ahirnya pelaku emosi,”jelasnya minggu, (8/8/2021).
Indar menyebutkan, saat pelaku emosi, pelaku langsung mengambil linggis yang diletakan dekat pelaku dan langsung memukul bagian kepala dan leher korban sebanyak tiga kali dan korban langsung tewas diruangan tamu rumah korban.
“Saat korban tewas diruangan tamu, pelaku langsung menyeret korban ke kamar mandi setelah itu pelaku merencanakam kabur ke arah Kabupaten Prabumulih,Sumatera Selatan,” terangnya.
Tidak sampai disitu, saat sebelum kabur, pelaku sempat membongkar rumah korban dengan mengambil beberapa harta milik korban seperti jam tangan, cincin, sepeda motor dan uang senilai Rp 8 juta dan saat semua didapatkan, pelaku langsung kabur.
“Saat pelaku kabur ke arah Sumsel langsung diketahui oleh tim gabungan dari Resmob Polda Jambi dan Tim Opsnal Reskrim Polres Merangin dan saat ditangkap langsung dibawa ke Polres merangin,”katanya. (sn)










