JAMBI – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, menegaskan dukungannya bagi para pengusaha lokal untuk berani tampil dan bersaing di level nasional. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-18 sekaligus Debat Pertama Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI masa bakti 2026-2029 di BW Luxury Hotel, Kota Jambi, Sabtu (09/05/2026).
Provinsi Jambi terpilih sebagai tuan rumah debat perdana yang mempertemukan empat kandidat kuat, yakni Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afif Kalla, dan Anthony Leong. Kehadiran ratusan pengusaha muda dari seluruh penjuru Indonesia dalam acara ini menjadi bukti diakuinya eksistensi Jambi dalam ekosistem wirausaha nasional.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jambi sebagai penyelenggara kegiatan bergengsi tersebut. Menurutnya, hal ini menandakan bahwa organisasi HIPMI di Jambi berjalan sangat aktif dan memiliki pengaruh yang signifikan.
“Jambi menjadi tuan rumah debat calon Ketua Umum HIPMI. Artinya, Jambi tentu menjadi daerah yang HIPMI-nya berkembang saat ini dan pengurusannya aktif. Ke depan, kita berharap anak muda Jambi tidak hanya jago di daerah, tapi tampil di tingkat nasional,” ungkap Al Haris.
Gubernur juga menyoroti banyaknya anak muda Jambi yang kini mulai kreatif dalam membangun usaha yang menarik. Ia menekankan bahwa keberanian untuk tampil di panggung nasional adalah kunci untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menyebut Jambi sebagai salah satu pionir yang penting bagi pergerakan BPP HIPMI dalam upaya bersama membangun negeri.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BPD HIPMI Jambi, Fadillah Hasrul, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa Jambi merupakan titik awal dari rangkaian debat nasional sebelum dilanjutkan ke provinsi lain.
“Debat pertama dilaksanakan di Jambi, debat kedua direncanakan di Bali, dan ketiga di Jakarta. Semoga seluruh rangkaian Munas ini dapat berjalan lancar dan melahirkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi pengusaha muda,” ujar Fadillah.
Momen Munas ke-18 ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengusaha muda Jambi untuk membuktikan kreativitas dan keberanian mereka di kancah nasional, sekaligus memperkuat peran pemuda dalam mendorong inovasi bisnis di masa depan.
















