AMPAR.ID, TULANG BAWANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang menggelar Pembekalan Lomba Video Konten Literasi di aula dinas setempat, Kamis (20/8/2026). Kegiatan bertepatan dengan penguatan budaya baca berbasis media digital ini mengangkat tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi di Kabupaten Tulang Bawang”.
Acara yang dipimpin langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Tulang Bawang, Herlina Wati, ini bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Pembekalan tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan pelajar, pendidik, hingga calon konten kreator lokal.
Dalam pelatihan teknis ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam terkait esensi literasi daerah, teknik merancang naskah, pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan video agar dapat menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan akurat di media sosial.
Bunda Literasi Tulang Bawang, Herlina Wati, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan era digital melalui sajian materi yang edukatif dan terhindar dari disinformasi.
“Peserta diharapkan tidak hanya terampil secara visual, tetapi juga memahami prinsip pembuatan konten yang akurat dan mendidik. Manfaatkan pembekalan ini sebagai wadah belajar untuk melahirkan konten kreator unggul dan berintegritas di Tulang Bawang,” ujar Herlina dalam sambutannya, Kamis (20/8/2026).
Ia menambahkan, sinergi lintas dinas ini bertujuan untuk membawa karya para peserta bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Herlina optimistis potensi literasi digital dari Tulang Bawang mampu menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Lampung.
“Harapan kita bersama, karya-karya terbaik dari ajang ini kelak mampu membawa nama baik Tulang Bawang dan diperhitungkan di tingkat provinsi bersanding dengan 14 kabupaten/kota lainnya di Lampung,” tambahnya.
Melalui agenda ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berharap transformasi literasi tidak lagi sebatas aktivitas membaca buku fisik di perpustakaan, tetapi meluas menjadi gerakan kreatif dalam memproduksi konten edukatif yang positif di ruang digital.
















