• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Harga Rokok Naik Tahun Depan, Masih Mau Merokok? 

12/12/2020
Ilustrasi rokok/ Foto: ist

Ilustrasi rokok/ Foto: ist

PostTweetSend
Dibaca 217

AMPAR.ID, JAMBI – Harga rokok bakal nail per 1 Februari 2021. Ini lantaran Pemerintah menaikkan tarif cukai rokok sebesar 12,5%.

Pedagang rokok ecer maupun konsumen pun mengaku tak kaget lantaran ini bukan kali pertama.

Salah satu pedagang rokok ecer di daerah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Agung Nugroho, mengatakan kenaikan cukai rokok merupakan hal yang biasa. Kebijakan tersebut berdampak pada naiknya harga rokok.

“Saya pragmatis saja kan pemerintah sudah memutuskan. Saya realistis saja yang laku yang mana saya kulakan lalu jual. Jumlah kulakan saya ya tetap, paling tambah biaya karena harga rokoknya naik,” ujar dia, saat ditemui Solopos.com-jejaring suara.com, Jumat (11/12/2020).

Agung mengaku belum tahu seberapa besar mau menaikkan harga rokok ecer jualannya. Ia memilih melihat harga kulakan lebih dahulu baru memutuskan harga jualan.

Ia biasa kulakan hampir semua merek rokok minimal 1 merek 2 bungkus per hari. Dalam hal ini, jumlah rokok per bungkus berbeda-beda tergantung variannya, mulai 6 batang – 20 batang per bungkus.

Bacajuga

OJK Jambi Didorong Perkuat Pelindungan Nasabah dan Literasi Keuangan Pasca Insiden Bank Jambi

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

Menyesuaikan Kantong
Pelaku usaha mikro ini bercerita biasanya konsumen rokok yang menjadi pelanggannya bervariatif. Sebagai contoh, beberapa konsumen rokok yang tergolong mahal seperti Marlboro, Gudang Garam Exclusive, dan Sampoerna A Mild, memilih beralih ke rokok yang lebih murah menyesuaikan kantong mereka.

Namun demikian, ada pula konsumen rokok loyal tak akan beralih merek meski harga rokok tersebut tinggi.

“Pelanggan setia ya mau rokok mahal kaya apa ya tetap dibeli. Tapi, ada juga yang lalu pindah ke rokok baru dengan harga yang relatif murah,” papar dia.

Menurutnya, munculnya produk atau varian rokok baru dinilai cukup laris. Namun demikian, rata-rata pembeli rokok baru tersebut hanya coba-coba lantaran harga rokok yang biasa ia konsumsi mengalami kenaikan tarif.

Rokok-rokok anyar nan murah ini notabene diproduksi merek terkenal demi menyiasati produk utamanya yang harganya kian mahal. Misalnya, Djarum Super (Rp17.000 – Rp25.000) meluncurkan Next (Rp16.000 – Rp17.000), Wave (Rp13.000 – Rp14.000), Viper (Rp16.000), dan Gudang Garam dengan produk anyar Patra (Rp11.000 – Rp12.000).

“Saya jualnya ecer paling murah Rp1.000/batang, lalu Rp2.000-an seperti Sampoerna, Gudang Garam, Djarum Super, Marlboro, ini yang paling laris. Ada juga Rp2.500/batang untuk Cigarillos [jenis cerutu],” ungkap dia.

Salah satu konsumen, Eka, menilai kenaikan cukai rokok dinilai tak sepadan dengan pajak-pajak lainnya. Menurutnya, produk rokok kerap jadi kambing hitam demi alasan kesehatan maupun demi mendongkrak pendapatan negara.

“Alasan cukai rokok naik apa sih? Kalau pendapatan negara kurang, coba pajak roda empat dinaikkan. Saya sebagai perokok merasa tidak adil karena selalu jadi kambing hitam,” ungkap dia.

Eka mengaku ia kerap mengonsumsi rokok Gudang Garam Promild Putih. Harganya Rp20.000/bungkus. Dalam sebulan kira-kira ia mengeluarkan uang senilai Rp600.000 untuk membeli rokok.

Kebutuhan Primer
Hal serupa dikeluhkan Rusdi. Warga Klaten ini menilai semestinya pemerintah bisa menggenjot pemasukan atau pendapatan dari sektor lain, bukan hanya cukai rokok yang jadi sasaran. Menurutnya, bagi sebagian orang rokok merupakan kebutuhan primer.

“Ya, saya mending mencari rokok lain sesuai bujet saya. Misalnya, saya sekarang senang rokok Sampoerna Mild [Rp25.000/bungkus]. Nanti kalau harganya naik lagi saya beli Sampoerna dengan bungkus yang lebih kecil atau ganti yang lain,” kata dia.

Konsumen lain, Wisnu, berancang-ancang memilih rokok yang lebih murah jika nanti harga rokok makin naik. Karyawan swasta ini biasa mengonsumsi Gudang Garam Promild Merah seharga Rp20.000/bungkus. Sebungkus rokok isi 16 batang tersebut untuk stok sekitar dua hari. Jadi, sebulan ia mengeluarkan uang Rp300.000 untuk jajan rokok.

“Ya saya mulai mencoba rokok yang lebih murah, tapi rasanya pas. Misalnya, Gudang Garam Patra yang harganya hanya Rp11.000/bungkus. Rokok-rokok baru kalau untuk lidah orang Solo mungkin kurang cocok, tapi kebetulan saya oke saja,” jelas dia. (*/)

Sumber: Suarajawatengah.id

Kata kunci: berita Jambiharga rokok naikProvinsi JambiRokoktembakau
Berita sebelumnya

Wow! CE-Ratu Nyaris Tumbang, Suara Masuk di Real Count KPU 65,42 Persen, Haris-Sani Masih di Deretan Papan Atas

Berita selanjutnya

Evaluasi 1 Tahun Pemberantasan Korupsi, Pelemahan KPK Benar-Benar Nyata

Berita Terkait

Otoritas Jasa Keuanngan: Sumber Foto: Website-OJK

OJK Jambi Didorong Perkuat Pelindungan Nasabah dan Literasi Keuangan Pasca Insiden Bank Jambi

07/10/2026

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

02/09/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

06/07/2026

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

23/06/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi

22/06/2026
Lapas Kontingen Pramuka ke Jamda 2026, Wali Kota Jambi Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

Lapas Kontingen Pramuka ke Jamda 2026, Wali Kota Jambi Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

19/06/2026
Didata Petugas BPS, Wali Kota Jambi Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Didata Petugas BPS, Wali Kota Jambi Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

17/06/2026

Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026

08/06/2026
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global.

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global

05/06/2026
Berita selanjutnya

Evaluasi 1 Tahun Pemberantasan Korupsi, Pelemahan KPK Benar-Benar Nyata

Foto: Ist

Wadidaw! Viral di Facebook Adik Cek Endra Diduga Ingin Manipulasi Data Suara Pilih

Saksi 02 Tak Hadir di Pleno PPK Kotabaru, Ina: Tetap Lanjut dan Lancar

Bupati Masnah Lantik Anggota BPD Se-Kecamatan Marosebo

Bawaslu: Ancaman Pidana Bagi Penyelenggara Pilkada 'Nakal'

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Tempat Nongkrong Baru di Jambi, Jati Coffee Hadirkan Suasana Hangat untuk Semua Kalangan

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.