• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Bayi Meninggal dalam Kandungan Diduga Reaksi Suntik Alergi Dokter Umum RSIA Annisa Jambi 

03/10/2025
Bayi Meninggal Dalam Kandungan Diduga Reaksi Suntik Alergi Dokter Umum RSIA Annisa Jambi 

Bayi Meninggal Dalam Kandungan Diduga Reaksi Suntik Alergi Dokter Umum RSIA Annisa Jambi 

PostTweetSend
Dibaca 88

AMPAR.ID, Jambi – NP, warga Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, mengalami duka akibat anak pertama yang dinantikan dalam kandungan meninggal dunia.

Wanita hamil sembilan bulan ini tak kuasa menahan tangis di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Annisa yang merupakan milik Wali Kota Jambi Maulana.

Peristiwa dramatis bermula ketika NP mengalami alergi dan memutuskan untuk berobat ke RSIA Annisa pada Senin sekitar jam 21.00 WIB, 29 September 2025. Rumah sakit ini tak jauh dari rumah NP. Alergi NP pada bagian wajah disertai gatal dan sesak napas.

“Sebelum diperiksa detak jantung bayi dan tensi kak NP dalam keadaan normal semua. Terus disuntik obat alergi. Sebelum itu, kami sudah bertanya; aman dak untuk bumil, aman kata dokter. Setahu kami harus berada di bawah pengawasan dan koordinasi ketat dengan dokter kandungan karena ini hamil tua untuk memastikan keamanannya,” ujar keluarga NP, M.

Dokter yang melakukan suntikan berinisial D, ternyata adalah dokter umum dan bukan dokter spesialis kandungan. Setelah mendapatkan suntikan, NP diminta pulang.

“Kami disuruh pulang dengan alasan alergi ini biasa dan tidak perlu perawatan. Padahal kami melihat kondisinya tidak mungkin untuk rawat jalan,” ucap M.

Bacajuga

R-APBD 2027, Pemkab dan DPRD Jember Dorong Sinergi Anggaran Pusat

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Mendukung Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan

Gandeng Pelaku UMKM, JBC Festival 2026 Siap Digelar 5–12 September Mendatang

SKK Migas Obral PI 7 Persen, Gubernur Jambi Pasrah Sambut “Uang Cepat” September 2026

Setiba di rumah kondisi NP justru memburuk. Mereka menduga reaksi suntikan memengaruhi kesehatan ibu dan janin, tubuhnya mengalami demam dan kelemahan selama dua hari.

Awalnya NP tetap berpikir positif terhadap reaksi obat yang disuntikan. Namun pada Rabu 1 Oktober 2025, NP mulai merasakan bahwa gerakan bayi di dalam kandungan telah berhenti. Suaminya pun segera membawa ke dokter praktik kandungan di kawasan Kebun Kopi, yang juga berpraktik di RSIA Annisa untuk memastikan keadaan tersebut.

“Setelah dua kali kami USG, dokter kandungan menyatakan bahwa sudah tidak ada detak jantung bayi. Kami lalu menyampaikan (Senin) disuntik obat alergi oleh dokter umum D di RSIA Annisa, namun dokter kandungan hanya diam, kami duga dokter umum D tidak koordinasi dengan dokter kandungan,” ungkap M dengan penuh kesedihan.

Kekecewaan tak berhenti di situ. Ketika NP harus mendapatkan pertolongan serius ketegangan pun muncul antara keluarga NP dan pihak rumah sakit, termasuk dokter dan perawat di sana.

“Sesampainya di IGD Annisa, bukannya langsung ditangani, justru dokter D yang menyuntikan alergi itu mengajak ngobrol. Kami sempat protes karena tindakan cepat sangat diperlukan, kak NP dalam keadaan lemas. Perawat malah bertanya apakah prosesnya normal atau caesar, yang membuat kami semakin kesal. Jelas, kondisi kak NP tidak memungkinkan untuk persalinan normal,” tambahnya.

Saat operasi caesar dilakukan oleh dokter spesialis kandungan, keluarga NP berusaha menghubungi dokter umum D ingin menanyakan tentang obat yang disuntikkan, tetapi tidak di WA dan ditelpon tidak ada respons.

Setelah janin dikeluarkan, kondisi jenazah bayi tampak melepuh dan terlilit tali pusar. Meskipun keluarga telah berusaha mengikhlaskan kepergian, mereka berharap agar masalah ini dapat diusut tuntas.

Kehilangan itu menjadi trauma besar bagi NP, dan sebelum dimakamkan, NP meminta kakaknya untuk segera memandikan, menaburkan bedak, dan memberi susu pada bayi laki-lakinya yang beratnya 3,3 kilogram itu.

“Setiap kali mendengar suara bayi, dia selalu menangis. Buang saja baju itu, saya sudah tidak punya semangat hidup lagi,” ungkap M.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Jambi Maulana dan juga pemilik RSIA Annisa menyampaikan rasa dukanya dan berjanji untuk menyelidiki insiden ini lebih lanjut.

“Akan ditelusuri. Kami turut sedih dan berduka,” ujar Maulana dikonfirmasi wartawan.

(red/den)

Kata kunci: amparbayiBeritarsia anisa
Berita sebelumnya

Waspada, Modus Penipuan Catut Nama Kadis PUPR Provinsi Jambi Muzakir 

Berita selanjutnya

Pebalap Binaan Astra Honda Siap Melesat Amankan Home Race IATC Mandalika

Berita Terkait

Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

R-APBD 2027, Pemkab dan DPRD Jember Dorong Sinergi Anggaran Pusat

29/09/2026

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Mendukung Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan

04/08/2026

Gandeng Pelaku UMKM, JBC Festival 2026 Siap Digelar 5–12 September Mendatang

04/08/2026
Gubernur Jambi Al Haris

SKK Migas Obral PI 7 Persen, Gubernur Jambi Pasrah Sambut “Uang Cepat” September 2026

31/07/2026

Trafik Data Naik 26 Persen, Indosat Region Central Sumatra Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM

28/07/2026
Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

28/07/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026

Disdik Provinsi Jambi Utus 37 Siswa SMK Berlaga di LKS Tingkat Nasional 2026

24/07/2026

Imbas Peretasan Bank 9 Jambi, Dirut Pastikan Pemulihan M-Banking Dilakukan Bertahap

22/07/2026

Spanyol Kontra Argentina di Final Piala Dunia 2026, Pemprov Jambi Ajak Warga Nobar di Sini

19/07/2026
Berita selanjutnya

Pebalap Binaan Astra Honda Siap Melesat Amankan Home Race IATC Mandalika

Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi RoeKI, Bahas Hilirisasi Kelapa Nasional

Pemkab Tanjab Barat Teken MoU dengan PT. Bank Negara Indonesia

Sesuai Target, Kabid Perkim Harun: Bedah Rumah Pro Jambi Tangguh 100 Persen Selesai

Tinjau Dapur MBG di Merangin,  Al Haris Minta Jaga Kualitas Bahan Baku dan Kebersihan

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.