AMPAR.ID, MUARA BULIAN – Pemerintah Kabupaten Batang Hari berkomitmen penuh dalam memperkuat fondasi pendidikan dasar melalui program literasi dan numerasi bagi siswa kelas awal. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief (MFA), saat menerima audiensi dari mitra pembangunan pendidikan di Rumah Dinas Bupati, Selasa (24/2/2026).
Pertemuan strategis tersebut membahas implementasi program penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung bagi siswa kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar (SD) di seluruh Kabupaten Batang Hari.
Dalam audiensi tersebut, terungkap bahwa UNICEF Indonesia bersama Tanoto Foundation dan Gates Foundation tengah menginisiasi program FAASTER (Foundation Literacy and Numeracy Improvement through Systematic, Timely, and Cost-Effective Data-Driven Decision Making).
Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui pendekatan berbasis data yang sistematis dan efisien. Dengan data yang akurat, kebijakan pendidikan di tingkat daerah diharapkan dapat diambil secara lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan intelektual anak.
“UNICEF berkomitmen mendukung Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam memastikan hak anak atas pendidikan yang berkualitas dan inklusif terpenuhi di daerah,” ungkap perwakilan tim audiensi.
Bupati Fadhil Arief menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, penguatan literasi dan numerasi sejak dini merupakan kunci utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global.
“Kami sangat mendukung program ini. Fondasi yang kokoh di kelas awal SD adalah modal utama anak-anak Batang Hari untuk menghadapi tantangan di jenjang pendidikan berikutnya. Sinergi ini akan mempercepat visi kita dalam mencetak generasi unggul yang siap membangun daerah di masa depan,” tegas Bupati.
Melalui pertemuan ini, pihak UNICEF juga melakukan konsultasi awal dan konfirmasi komitmen guna menyelaraskan rencana aksi dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Batang Hari.
Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga internasional ini dapat menjadi pilot project yang sukses dalam mentransformasi kualitas pembelajaran di kelas-kelas awal sekolah dasar di Bumi Serentak Bak Regam. (adv)
















