AMPAR.ID, JAMBI – Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, S.E., M.M., menegaskan komitmen perusahaan dalam menjadikan keamanan dan kenyamanan nasabah sebagai core value atau fondasi utama seluruh operasional bank. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan budaya layanan (service excellence) sekaligus implementasi tata kelola perusahaan yang bersih (Good Corporate Governance).
Di tengah pesatnya transformasi digital, Khairul memastikan Bank Jambi terus memperketat benteng manajemen risiko (risk management) guna melindungi data dan transaksi masyarakat.
Khairul mengungkapkan bahwa kepercayaan publik adalah nyawa bagi industri perbankan. Oleh karena itu, integritas sistem dan keamanan transaksi menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Bank Jambi berkomitmen menjaga integritas sistem dan kualitas layanan agar nasabah merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Penguatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur TI hingga pengawasan transaksi elektronik,” tegas Khairul Suhairi dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Pihaknya juga memastikan seluruh standar kepatuhan telah selaras dengan regulasi ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), terutama pada layanan mobile banking yang kini menjadi kebutuhan utama warga Jambi.
Tak hanya soal teknologi, Bank Jambi juga melakukan perombakan besar pada aspek sumber daya manusia. Petugas garda terdepan (frontliner) kini dibekali pelatihan berkelanjutan untuk menghadirkan solusi cepat dan tepat.
“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya bersifat digital, tetapi juga kultural. Kami ingin setiap insan Bank Jambi memiliki customer-oriented mindset. Kepuasan nasabah adalah indikator kinerja utama kami,” tambahnya.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam penyaluran kredit. Fokus utama tetap pada penguatan sektor UMKM dan sektor produktif lainnya untuk memacu pertumbuhan ekonomi Jambi.
Khairul optimistis, dengan sistem yang modern dan adaptif, Bank Jambi akan terus tumbuh sebagai bank daerah yang mampu bersaing di kancah nasional tanpa meninggalkan identitasnya sebagai bank milik masyarakat Jambi. (red)















