• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Geopark Youth Voices: Persilangan Sains, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M.AP - Akademisi UIN STS Jambi

30/07/2025
Yulfi Alfikri Noer S.IP., M.AP,

Yulfi Alfikri Noer S.IP., M.AP,

PostTweetSend
Dibaca 103

Di persilangan antara sains, budaya, dan pariwisata berkelanjutan, suara-suara muda dari Geopark Merangin menggema hingga forum internasional. Memperingati World Conservation Day yang jatuh pada 28 Juli 2025, Merangin Tribe bersama Merangin Jambi UNESCO Global Geopark Youth Forum menginisiasi sebuah forum internasional bertajuk “Geopark Youth Voices in the Frontlines of Conservation.” Kegiatan ini menjadi refleksi nyata atas kolaborasi lintas negara dan generasi dalam memperkuat komitmen konservasi berbasis komunitas dan ilmu pengetahuan.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menghadirkan Dr. Santosh Kathri, Chief of Education UNESCO, sebagai pembicara kunci. Dalam pemaparannya, Dr. Kathri menegaskan pentingnya pendidikan lintas budaya dan lintas generasi dalam pelestarian warisan alam dunia. Pendidikan, menurutnya, adalah sarana strategis dalam membentuk kesadaran kritis generasi muda terhadap pentingnya konservasi yang berkelanjutan dan inklusif.
Forum ini turut menghadirkan berbagai pembicara muda dari berbagai negara, seperti Dr. Agus dari MJUGGp Indonesia, Kasra Amirkazemi dari Iran, Koki Nagata dari Jepang, Cheng Xu dari Tiongkok, serta delegasi pemuda dari Thailand, Indonesia, dan Merangin Tribe sendiri. Hadir pula Rahmi Carolina sebagai perwakilan pemuda dari Indonesia dan Marcho Willyam sebagai Ketua Global Youth Forum (GYF). Para peserta memaparkan perspektif lokal yang dikontekstualisasikan dalam narasi global, menunjukkan bahwa geopark bukan hanya entitas geologis, tetapi juga ruang hidup yang sarat nilai sosial, budaya, dan ekologis.

Sebagai bentuk diplomasi lingkungan yang inovatif, forum ini juga melibatkan siswa dari Aklan National High School Panay Island, Filipina, dalam sesi khusus bertajuk “Geopark Youth Virtually Go to School.” Kolaborasi ini mencerminkan semangat transnasional dalam membangun jejaring konservasi berbasis pendidikan dan pemberdayaan anak muda.

Merangin Jambi UNESCO Global Geeopark (MJUGGp) sebagai tuan rumah forum memiliki posisi yang sangat strategis. Pada Mei 2023, kawasan ini resmi ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp), menjadikannya geopark global ketiga setelah Caldera Toba UGGp dan Belitong UGGp di Pulau Sumatra (UNESCO, 2023). Geopark Merangin Jambi menyimpan kekayaan geologis luar biasa berupa fosil flora purba dari periode Carboniferous–Permian, dikenal sebagai Flora Jambi, yang ditemukan di Batu Kajang, Air Batu, dan Muara Karing. Selain menjadi bagian dari UGGp, kawasan ini juga berada dalam bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), salah satu taman nasional terbesar di Asia Tenggara yang menjadi rumah bagi 4.000 jenis flora dan 397 spesies satwa, termasuk Harimau Sumatra yang dilindungi. Empat situs geologi Geopark Merangin berada dalam kawasan TNKS, memperkaya nilai konservasi kawasan ini secara holistik.

Geopark Merangin: Antara Warisan Geologi dan Budaya

Sebagai tuan rumah forum, Geopark Merangin memiliki posisi yang sangat strategis. Keunggulan Geopark Merangin terletak pada warisan geologi berupa fosil flora purba yang berasal dari periode Karbon Permian, atau lebih dari 300 juta tahun silam.

Bacajuga

Framing Media dan Ujian Kepemimpinan Daerah di Tengah Krisis Fiskal

Urgensi dan Azaz Manfaat Serta Kepatuhan Hukum Perpindahan Status Hukum Kepolisian

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Ketika Prosedur Dilanggar, Negara Hukum Kehilangan Wibawa

Fosil-fosil tersebut ditemukan di aliran Sungai Mengkarang dan Batang Merangin dalam formasi batuan yang disebut Formasi Mengkarang. Situs ini merupakan satu-satunya temuan fosil sejenis di Asia Tenggara. Selain itu, bentang alam Merangin mencakup perbukitan karst, air terjun, dan sungai deras yang ideal untuk pengembangan geotourism, rafting, hingga educational tourism.

Namun kekuatan Merangin tidak berhenti di geologi. Geopark ini juga menjadi ruang budaya yang hidup. Keberadaan komunitas adat seperti Suku Anak Dalam membawa nilai-nilai budaya yang autentik. Tradisi “menugal” (menanam secara tradisional), ritual adat, hingga pengetahuan lokal tentang tanaman obat menjadi bagian dari kekayaan takbenda geopark ini. Hal ini menjadikan Merangin sebagai living laboratory yang menggabungkan konservasi, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara ini menjadi momentum strategis menegaskan posisi Geopark Merangin sebagai destinasi unggulan dalam ekosistem pariwisata global yang berkelanjutan. Ini sejalan dengan pemaparan Thamrin Bachri, mantan Dirjen Pemasaran Pariwisata dan Kerjasama Luar Negeri RI, yang menekankan pentingnya tujuh elemen utama yang mempengaruhi kunjungan wisatawan internasional. Thamrin menyatakan, wisatawan memilih destinasi berdasarkan kombinasi keindahan alam, keunikan budaya, dan kualitas fasilitas, ditambah elemen humanis seperti keramahtamahan serta biaya yang rasional ( antaranews.com)

Ketujuh faktor tersebut, menurut Thamrin, adalah:
1. Keindahan alam (30%)
2. Keunikan budaya (26%)
3. Fasilitas wisata berkualitas tinggi (13%)
4. Keramahtamahan (10%)
5. Biaya perjalanan terjangkau (7%)
6. Atraksi buatan manusia (5%)
7. Ragam atraksi (5%)

Daya Saing Merangin: Di Antara Alam, Budaya, dan Pasar Pariwisata Global

1. Keindahan Alam (30%)
Merangin menawarkan lanskap geologi yang kaya akan situs fosil flora berusia lebih dari 300 juta tahun, seperti di Batu Kajang dan Muara Karing yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman ekologis dan ilmiah.
2. Keunikan Budaya (26%)
Komunitas Suku Anak Dalam memberikan nilai budaya yang autentik. Kearifan lokal mereka dalam menjaga alam menjadi narasi kuat bagi geopark sebagai destinasi budaya berbasis konservasi.
3. Fasilitas Wisata Berkualitas (13%)
Meskipun masih berkembang, inisiatif pembangunan seperti interpretive center, jaringan homestay komunitas, dan jalur tematik geowisata menunjukkan intensi peningkatan kualitas layanan kepada pasar internasional.
4. Keramahtamahan (10%)
Hospitality masyarakat lokal tertanam dalam interaksi wisata dari pemandu lokal hingga kuliner tradisional mewujudkan konsep “tourism is people”. Tourism is people bukan sekadar slogan, tapi produk dan aktivitas yang personal. (Thamrin Bachri, bisniswisata.co.id)
5. Biaya Perjalanan Terjangkau (7%)
Dibandingkan geopark global lain, biaya akomodasi dan transportasi lokal di Merangin relatif rendah; ini menjadi keunggulan bagi wisatawan yang berbasis nilai (value-seeking travelers).
6. Atraksi Buatan Manusia (5%)
Pengembangan fasilitas seperti museum geologi digital dan panggung pertunjukan budaya akan memperkaya pengalaman dan memperkuat nilai edukatif destinasi.
7. Ragam Atraksi (5%)

Merangin menggabungkan geowisata, ekowisata, dan wisata budaya dari arung jeram di Batang Merangin hingga kampung adat dan kuliner khas. Diversifikasi ini mendukung daya tarik yang memadai bagi berbagai segmen wisatawan.

Dengan mengintegrasikan ketujuh faktor tersebut secara strategis, Geopark Merangin tidak hanya memiliki potensi konservasi, tetapi juga daya saing sebagai destinasi wisata global. Forum pemuda internasional yang dilaksanakan menjadi wujud konkret bahwa konservasi dan pariwisata harus berjalan selaras dengan pemuda sebagai agen utama perubahan

Dalam konteks pembangunan daerah, forum ini menjadi preseden penting bagi integrasi konservasi ke dalam kebijakan pembangunan regional. Pemerintah daerah dan dunia pendidikan perlu menjadikan forum semacam ini sebagai agenda rutin dan strategis. Pemberdayaan pemuda bukan hanya slogan, tetapi instrumen utama dalam merawat masa depan bumi dengan menjadikan geopark sebagai titik temu antara sains, budaya, dan semangat generasi penerus.

Dengan demikian, Geopark Merangin bukan sekadar kawasan konservasi yang diakui UNESCO, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas actor dari masyarakat adat, ilmuwan, pemuda, hingga pemerintah dalam merawat warisan bumi secara kolektif. Di tengah tantangan krisis lingkungan global, suara-suara muda dari garis depan konservasi ini menjelma menjadi suara harapan dan arah masa depan. Geopark Merangin berdiri bukan hanya sebagai penjaga jejak geologis masa lalu, tetapi juga sebagai panggung peradaban baru tempat di mana keberlanjutan, inklusi, dan kebanggaan lokal menjelma menjadi gerakan global yang hidup dan terus bertumbuh.

Kata kunci: geopark meranginopini
Berita sebelumnya

Ketua TP PKK Batangh Hari Hadiri Peluncuran Program MBG

Berita selanjutnya

Hesnidar Haris: Sinergi Provinsi dan Kabupaten, Kelembagaan Posyandu Diperkuat untuk Inovasi Layanan Lebih Baik

Berita Terkait

Framing Media dan Ujian Kepemimpinan Daerah di Tengah Krisis Fiskal

15/03/2026
Jamhuri, Direktur Eksekutif LSM Sembilan (Foto: Alan/Ampar)

Urgensi dan Azaz Manfaat Serta Kepatuhan Hukum Perpindahan Status Hukum Kepolisian

28/01/2026

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16/01/2026
Ilustrasi ketok palu Mahkamah Konstitusi

Ketika Prosedur Dilanggar, Negara Hukum Kehilangan Wibawa

22/11/2025
Ir. Martayadi Tajuddin

Disperkimtan Pemprov Jambi: Profesionalisme atau Sekedar Proyek Birokrasi

18/11/2025
Foto: Ketua DPD PJS Jambi, Wahyu Jati Syawaludin saat bersama Ketum DPP PJS, Mahmud Marhaba

Insiden Doorstop Jambi: Humas Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Penghalang

13/09/2025
Jefri Bintara Pardede - Ketua Perkumpulan Sahabat Alam Jambi

Penertiban Kawasan Hutan di Jambi: Menangkal Hoax dan Meluruskan Fakta

31/07/2025
Musri Nauli

Pelajaran dari Tiga Gempa Global dan Kekuatan Kearifan Lokal Nusantara

01/07/2025
Jamhuri, Direktur Eksekutif LSM Sembilan (Foto: Alan/Ampar)

Aupb Demokarasi Absurd

20/05/2025
Jamhuri-Direktur Eksekutif LSM Sembilan /foto: Ampar

Menakar Kader Kesadaran Hukum Pemerintah 

18/05/2025
Berita selanjutnya

Hesnidar Haris: Sinergi Provinsi dan Kabupaten, Kelembagaan Posyandu Diperkuat untuk Inovasi Layanan Lebih Baik

Sinsen Gelar Scoopy Velocreativity 2.0, Perkuat Komunitas dan Ekspresi Gaya Hidup Honda Scoopy

Operasi Gurita, Bea Cukai Banda Aceh Gempur Peredaran Rokok Ilegal di Aceh

Bea Cukai Aceh: Data Ekspor Berkualitas, Cermin Akurasi Data Perekonomian Daerah

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Polri 2025

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.