AMPAR.ID, Jambi – Obyek wisata Danau Sipin, Kota Jambi, akan ditutup Pemkot saat penerapan PPKM level 3 selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Hal ini seiring keputusan Pemerintah pusat untuk menerapkan PPKM level 3 di seluruh Indonesia.
Danau Sipin salah satu tempat wisata yang bisa dinikmati ditengah kota Jambi, ternyata dibalik keindahan nya juga sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sekitar.
Ada 56 ketek menghiasi 2 pelabuhan obyek wisata danau Sipin, pelabuhan kupu-kupu dan pelabuhan cinta. Pengunjung bisa menikmati ketek dengan berkeliling sungai dengan tarif 10 ribu/orang, yang mana berkapasitas 12 orang.
Pemilik perahu ketek, Andre menjelaskan bahwa sebelum ada wisata danau Sipin, dia hanya berjualan di pasar.
“Menjadi driver ketek sudah 2 tahun sejak dimulai dari tempat wisata ini berdiri tahun 2019, Alhamdulillah ekonomi tercukupi bahkan membaik dibandingkan sebelumnya” jelas Andre. Selasa (23/11).
Wisata danau Sipin membuka peluang lapangan kerja dan sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Bekerja dari jam 6 pagi hingga jam 6 sore, beberapa masyarakat sekitar wisata tersebut yang dulunya seorang pengangguran kini berjualan, juga ada pekerja bangunan pun dulunya sekarang berganti profesi sebagai juru parkir berkat wisata danau Sipin.
“Iyo sangat terbantu, Sebelumnyo dak ado kerjoan jadi pas ado wisata danau Sipin sayo bawa kete” kata Feldi salah satu warga.
Tentu adanya pemberlakuan penutupan wisata oleh Pemerintah, Masyarakat akan kehilangan pemasukan.
(Meli)










