AMPAR.ID, MUARA BULIAN – Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari, H. Bustomi, menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara yang menjadi pijakan awal penentuan arah pembangunan masa depan ini digelar di Pola Besar Kantor Bapperida, Rabu (4/2/2026).
Kehadiran legislatif dalam forum ini menegaskan fungsi pengawasan dan penyelarasan aspirasi masyarakat agar masuk ke dalam dokumen perencanaan resmi pemerintah daerah.
Dalam forum tersebut, sambutan Bupati Batang Hari yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) menekankan bahwa penyusunan RKPD 2027 merupakan amanah dari Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Regulasi ini mengatur tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah, termasuk sinkronisasi antara RPJPD dan RPJMD.
Proses konsultasi publik ini menjadi ruang bagi pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap rancangan awal sebelum ditetapkan menjadi dokumen final.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari telah menetapkan tema pembangunan untuk periode 2025-2029, yakni “Pemenuhan kebutuhan utama dan menunjang dengan fokus utama intervensi terhadap keunggulan komperatif Kabupaten Batang Hari”.
Berdasarkan tema tersebut, perencanaan untuk tahun anggaran 2027 akan dititikberatkan pada:
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Melalui optimalisasi potensi ekonomi lokal.
Intervensi Produk Unggulan: Memperkuat komoditas atau sektor yang menjadi keunggulan komperatif Batang Hari di tingkat provinsi maupun nasional.
Sebagai perwakilan rakyat, H. Bustomi menyimak poin-poin strategis yang diperlukan untuk mewujudkan visi dan misi daerah tersebut. Diperlukan upaya terintegrasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar perencanaan tidak sekadar formalitas, namun menyentuh akar permasalahan masyarakat.
DPRD Batang Hari berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap usulan dalam rancangan awal RKPD 2027 selaras dengan kebutuhan konstituen dan memiliki ketersediaan anggaran yang realistis untuk dieksekusi.
















