AMPAR.ID, Jambi – Terkait tersebarnya informasi salah satu cabang olahraga gulat Jambi yang berlatih dengan segala keterbatasan baik itu mulai dari perlengkapan latihan hingga asupan gizi yang seadanya.(24/6/2021).
Sebelumnya mengutip dari Lamanesia.com,
Pelatih gulat Pengprov PGSI Jambi Ardiman, mengatakan sudah lama tidak ada pengurus yang dikomandani Kajati Jambi datang meninjau latihan atlet-atlet gulat menjelang PON XX di Papua.
“Sudah lama anak-anak memenuhi kebutuhannya secara mandiri. Mereka harus pintar-pintar mengatur keuangannya untuk memenuhi kebutuhan harian dan untuk latihan,”jelasnya.
Senada juga diungkapkan Edi Wibowo. Peraih emas di PON XIX/Jabar lalu ini mengungkapkan bahwa uang harian yang Rp50 ribu untuk vitamin saja tidak cukup. “Sekarang kami lah yang harus lihai mengatur. Bahkan gaji di tempat kerja kami lah terpaksa kami sisihkan untuk kebutuhan latihan,”tuturnya.
Hal itu juga disampaikan Indri. Atlet putri yang sudah empat kali memperkuat Jambi di PON ini mengungkapkan bahkan uang harian Rp50 ribu dari KONI itu hanya cukup untuk laundry.
Terkait hal tersebut, Ketua umum KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan menyatakan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan kesejahteraan atlit.”harapnya
Semua kendala, ataupun konflik yang ada disetiap Cabor sudah kita tampung dan terus berupaya memperbaiki Marwah Cabor-cabor Jambi untuk lebih baik lagi. Apalagi saya baru menjabat sebagai Ketum KONI Provinsi Jambi Tetapi sekarang kendala kita karena keterbatasan anggaran di karenakan Covid dan Sistem,”ucapnya
“Insyallah nanti saya coba berkoordinasi dengan Gubernur Terpilih, yang sebentar lagi akan di lantik, Insyallah Gubernur Terpilih akan ada Jalan keluar dan solusi terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan seluruh atlit Cabang Olahraga yang ada di Provinsi Jambi,”tutupnya.(Datut Rakash)
















