Ah….tulisan ini terlalu panjang untuk mengulas sederet prestasi Bank sembilan Jambi itu.
Semua orang takjub ketika Bank sembilan Jambi memperoleh diamond trophy. Ini sebuah predikat kinerja “sangat bagus” untuk bank kategori modal inti Rp 1 triliun, dengan asset di atas Rp 10 triliun. Terbaru, oleh majalah investor, Bank sembilan Jambi diganjar sebagai Bank terbaik 2021 kategori BPD dengan modal inti Rp 1 triliun – 5 triliun.
Keberhasilan itu bukan datang sekonyong-konyong. Atau semacam anugerah yang tiba-tiba jatuh dari langit. Tidak!!!! Semuanya diperoleh melalui ikhtiar yang gigih, kerja cerdas siang malam. Faktor leadership menjadi kunci utama keberhasilan Bank Sembilan Jambi.
Deci dan Ryan, dalam teori manajemen menyebutkan adanya korelasi antara kepemimpinan dan keberhasilan sebuah organisasi. Ia menyebut begini “Jenis pekerjaan tertentu seperti sistem analis IT, dan fungsi pengembangan sistem lainnya pada masing masing bidang seperti : HRD, Bisnis, Marketing, IT, secara karakteristik dan tuntutan tugas memang mempersyaratkan perilaku inovatif. Apabila seorang atasan memberikan keleluasaan untuk mengembangkan kompetensi, maka sejalan dengan berkembangnya otonomi diri pekerja (bawahan), ia akan semakin mempertahankan efektivitas kerjanya dalam mengembangkan perilaku kerja inovatif”.
El Halcon telah menunjukkan kapasitasnya sebagai top manager, bukan sekedar BOS, yang hanya pandai memerintah dari belakang meja. Ia hadir di tengah karyawan, mendengar langsung keluh kesah mereka dan memberikan kesempatan pada bawahan untuk terlibat aktif memecahkan masalah. Di manajemen, ini dikenal dengan istilah consulting.










