• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Peringati Hari Bumi Sedunia 2026 dan HUT ke-65, Hutama Karya Tanam 17.000 Pohon di Seluruh Jalan Tol Kelolaan

25/04/2026
SUMATRA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 bertema “The
New Horizon” dan peringatan Hari Bumi 22 April 2026, Hutama Karya menyelenggarakan aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) yang dikelola. Kegiatan ini sekaligus menjadi kick-off program penanaman 17.000 pohon dari 18 jenis tanaman di 11 ruas tol di JTTS yang dikelola di sepanjang tahun 2026 ini. Adapun jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi dan jenis tanah di daerah masing-masing.  Aksi ini sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup yang pada tahun 2025 mengajak seluruh pengelola jalan tol di Indonesia untuk menghijaukan koridor dan mengendalikan emisi di kawasan jalan tol. Sebagai pengelola JTTS, Hutama Karya menjadikan penghijauan sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan infrastruktur.  “Di Usia ke-65, Hutama Karya ingin menunjukkan bahwa Pembangunan infrastruktur dan tanggung jawab lingkungan bukan hal yang bertentangan, tema “The New Horizon” bagi kami salah satu wujudnya adalah komitmen nyata terhadap penghijauan di koridor JTTS,” ujar Iwan Hermawan, Direktur Operasi III Hutama Karya.  Program penghijauan di Rest Area dan Ruang Milik Jalan (Rumija) JTTS bukan kegiatan baru. Hutama Karya telah menjalankan penanaman pohon secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir, seiring dengan beroperasinya ruas-ruas tol baru di Sumatra.  “Hingga saat ini, sekitar 98.000 pohon telah tumbuh di sepanjang koridor JTTS. Pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan ekologi kawasan setempat, dan berfungsi tidak hanya sebagai penghijauan tetapi juga untuk menjaga kualitas udara, meredam kebisingan, mencegah erosi tanah, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Iwan.  Penanaman pohon ini dilaksanakan secara serentak di seluruh ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya. Sementara itu, seremoni utama kegiatan dilaksanakan di Rest Area KM 41 Jalur B Tol Binjai–Langsa, yang ditandai dengan penanaman pohon oleh Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan bersama jajaran manajemen Hutama Karya dan Panitia HUT HK
lainnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Jalan Bebas Hambatan BBPJN Sumut Sriono, Kepala Satuan PJR AKBP Dhery Fajariandono, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat Arie Ramadhany sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penghijauan di koridor JTTS.  Langkah Awal: Mengukur Dampak Lingkungan  Khusus tahun ini, Hutama Karya melakukan pengukuran potensi serapan karbon dari vegetasi
yang ditanam di koridor JTTS. Menggunakan pendekatan perhitungan berbasis The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), 17.000 pohon yang ditanam pada tahun 2026 diproyeksikan mampu menyerap sekitar 9.930 ton CO2e secara kumulatif hingga tahun 2050.  “Angka-angka ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan untuk pertama kalinya, kontribusi ekologis nyata diukur dengan metode sains dapat dibagiakan kepada publik, yang penting bagi kami adalah mulai mengukur, apa yang bisa diukur agar dapat dikelola dan ditingkatkan, ini baru awal dan angka ini akan terus bertambah seiring berjalannya operasional JTTS,” imbuh Iwan.  Penghijauan sebagai Bagian dari Pengelolaan Infrastruktur Jalan Tol  Dengan puluhan ribu pohon yang kini tumbuh di sepanjang Rumija dan Rest Area, Hutama Karya memandang penghijauan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan infrastruktur jalan tol. Inisiatif ini bukan sekadar program tambahan, melainkan salah satu komponen
penting dalam operasional jalan tol yang berkelanjutan. Koridor JTTS tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas ekonomi di Sumatra, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi kawasan yang dilaluinya.  “Ke depan, Hutama Karya akan terus memperluas cakupan penghijauan seiring dengan
pertumbuhan jaringan JTTS serta mempublikasikan perkembangan data dampak lingkungan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada public,” tutup Iwan.  Sebagai tambahan informasi, program Hutama Karya ReGreen merupakan bagian dari rangkaian Hutama Karya Peduli, yaitu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dirancang untuk menciptakan nilai bersama,tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. Selain ReGreen, program ini juga mencakup Hutama Karya Mengajar, Hutama Karya EduInfra, Hutama Karya WASHInfra, serta Bazaar UMKM. Selain itu, penanaman pohon lainnya juga dilaksanakan di ruas tol yang berada di Pulau Jawa yakni Tol Akses Tanjung Priok (ATP) dan JORR Seksi S (JORR-S).

SUMATRA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 bertema “The New Horizon” dan peringatan Hari Bumi 22 April 2026, Hutama Karya menyelenggarakan aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) yang dikelola. Kegiatan ini sekaligus menjadi kick-off program penanaman 17.000 pohon dari 18 jenis tanaman di 11 ruas tol di JTTS yang dikelola di sepanjang tahun 2026 ini. Adapun jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi dan jenis tanah di daerah masing-masing. Aksi ini sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup yang pada tahun 2025 mengajak seluruh pengelola jalan tol di Indonesia untuk menghijaukan koridor dan mengendalikan emisi di kawasan jalan tol. Sebagai pengelola JTTS, Hutama Karya menjadikan penghijauan sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan infrastruktur. “Di Usia ke-65, Hutama Karya ingin menunjukkan bahwa Pembangunan infrastruktur dan tanggung jawab lingkungan bukan hal yang bertentangan, tema “The New Horizon” bagi kami salah satu wujudnya adalah komitmen nyata terhadap penghijauan di koridor JTTS,” ujar Iwan Hermawan, Direktur Operasi III Hutama Karya. Program penghijauan di Rest Area dan Ruang Milik Jalan (Rumija) JTTS bukan kegiatan baru. Hutama Karya telah menjalankan penanaman pohon secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir, seiring dengan beroperasinya ruas-ruas tol baru di Sumatra. “Hingga saat ini, sekitar 98.000 pohon telah tumbuh di sepanjang koridor JTTS. Pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan ekologi kawasan setempat, dan berfungsi tidak hanya sebagai penghijauan tetapi juga untuk menjaga kualitas udara, meredam kebisingan, mencegah erosi tanah, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Iwan. Penanaman pohon ini dilaksanakan secara serentak di seluruh ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya. Sementara itu, seremoni utama kegiatan dilaksanakan di Rest Area KM 41 Jalur B Tol Binjai–Langsa, yang ditandai dengan penanaman pohon oleh Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan bersama jajaran manajemen Hutama Karya dan Panitia HUT HK lainnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Jalan Bebas Hambatan BBPJN Sumut Sriono, Kepala Satuan PJR AKBP Dhery Fajariandono, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat Arie Ramadhany sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penghijauan di koridor JTTS. Langkah Awal: Mengukur Dampak Lingkungan Khusus tahun ini, Hutama Karya melakukan pengukuran potensi serapan karbon dari vegetasi yang ditanam di koridor JTTS. Menggunakan pendekatan perhitungan berbasis The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), 17.000 pohon yang ditanam pada tahun 2026 diproyeksikan mampu menyerap sekitar 9.930 ton CO2e secara kumulatif hingga tahun 2050. “Angka-angka ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan untuk pertama kalinya, kontribusi ekologis nyata diukur dengan metode sains dapat dibagiakan kepada publik, yang penting bagi kami adalah mulai mengukur, apa yang bisa diukur agar dapat dikelola dan ditingkatkan, ini baru awal dan angka ini akan terus bertambah seiring berjalannya operasional JTTS,” imbuh Iwan. Penghijauan sebagai Bagian dari Pengelolaan Infrastruktur Jalan Tol Dengan puluhan ribu pohon yang kini tumbuh di sepanjang Rumija dan Rest Area, Hutama Karya memandang penghijauan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan infrastruktur jalan tol. Inisiatif ini bukan sekadar program tambahan, melainkan salah satu komponen penting dalam operasional jalan tol yang berkelanjutan. Koridor JTTS tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas ekonomi di Sumatra, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi kawasan yang dilaluinya. “Ke depan, Hutama Karya akan terus memperluas cakupan penghijauan seiring dengan pertumbuhan jaringan JTTS serta mempublikasikan perkembangan data dampak lingkungan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada public,” tutup Iwan. Sebagai tambahan informasi, program Hutama Karya ReGreen merupakan bagian dari rangkaian Hutama Karya Peduli, yaitu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dirancang untuk menciptakan nilai bersama,tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. Selain ReGreen, program ini juga mencakup Hutama Karya Mengajar, Hutama Karya EduInfra, Hutama Karya WASHInfra, serta Bazaar UMKM. Selain itu, penanaman pohon lainnya juga dilaksanakan di ruas tol yang berada di Pulau Jawa yakni Tol Akses Tanjung Priok (ATP) dan JORR Seksi S (JORR-S).

PostTweetSend
Dibaca 2,252

AMPAR.ID, SUMATRA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 bertema “The New Horizon” dan peringatan Hari Bumi 22 April 2026, Hutama Karya menyelenggarakan aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) yang dikelola. Kegiatan ini sekaligus menjadi kick-off program penanaman 17.000 pohon dari 18 jenis tanaman di 11 ruas tol di JTTS yang dikelola di sepanjang tahun 2026 ini. Adapun jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi dan jenis tanah di daerah masing-masing.

Aksi ini sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup yang pada tahun 2025 mengajak seluruh pengelola jalan tol di Indonesia untuk menghijaukan koridor dan mengendalikan emisi di kawasan jalan tol. Sebagai pengelola JTTS, Hutama Karya menjadikan penghijauan sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan infrastruktur.

“Di Usia ke-65, Hutama Karya ingin menunjukkan bahwa Pembangunan infrastruktur dan tanggung jawab lingkungan bukan hal yang bertentangan, tema “The New Horizon” bagi kami salah satu wujudnya adalah komitmen nyata terhadap penghijauan di koridor JTTS,” ujar Iwan Hermawan, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Program penghijauan di Rest Area dan Ruang Milik Jalan (Rumija) JTTS bukan kegiatan baru. Hutama Karya telah menjalankan penanaman pohon secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir, seiring dengan beroperasinya ruas-ruas tol baru di Sumatra.

“Hingga saat ini, sekitar 98.000 pohon telah tumbuh di sepanjang koridor JTTS. Pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan ekologi kawasan setempat, dan berfungsi tidak hanya sebagai penghijauan tetapi juga untuk menjaga kualitas udara, meredam kebisingan, mencegah erosi tanah, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Iwan.

Penanaman pohon ini dilaksanakan secara serentak di seluruh ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya. Sementara itu, seremoni utama kegiatan dilaksanakan di Rest Area KM 41 Jalur B Tol Binjai–Langsa, yang ditandai dengan penanaman pohon oleh Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan bersama jajaran manajemen Hutama Karya dan Panitia HUT HK lainnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Jalan Bebas Hambatan BBPJN Sumut Sriono, Kepala Satuan PJR AKBP Dhery Fajariandono, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat Arie Ramadhany sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penghijauan di koridor JTTS.

Bacajuga

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

Perkuat Konektivitas di Sumatra Selatan, Hutama Karya Siap Fungsionalkan Tol Palembang-Betung Seksi 1-2

Progres 98 Persen, Jembatan Siak Akan Dukung Konektivitas Wilayah Rengat-Pekanbaru

Hutama Karya Laksanakan Peneliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS yang dikelola, Target rampung akhir Januari

Langkah Awal: Mengukur Dampak Lingkungan

Khusus tahun ini, Hutama Karya melakukan pengukuran potensi serapan karbon dari vegetasi
yang ditanam di koridor JTTS. Menggunakan pendekatan perhitungan berbasis The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), 17.000 pohon yang ditanam pada tahun 2026 diproyeksikan mampu menyerap sekitar 9.930 ton CO2e secara kumulatif hingga tahun 2050.

“Angka-angka ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan untuk pertama kalinya, kontribusi ekologis nyata diukur dengan metode sains dapat dibagiakan kepada publik, yang penting bagi kami adalah mulai mengukur, apa yang bisa diukur agar dapat dikelola dan ditingkatkan, ini baru awal dan angka ini akan terus bertambah seiring berjalannya operasional JTTS,” imbuh Iwan.

Penghijauan sebagai Bagian dari Pengelolaan Infrastruktur Jalan Tol

Dengan puluhan ribu pohon yang kini tumbuh di sepanjang Rumija dan Rest Area, Hutama Karya memandang penghijauan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan infrastruktur jalan tol. Inisiatif ini bukan sekadar program tambahan, melainkan salah satu komponen
penting dalam operasional jalan tol yang berkelanjutan. Koridor JTTS tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas ekonomi di Sumatra, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi kawasan yang dilaluinya.

“Ke depan, Hutama Karya akan terus memperluas cakupan penghijauan seiring dengan
pertumbuhan jaringan JTTS serta mempublikasikan perkembangan data dampak lingkungan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada public,” tutup Iwan.

Sebagai tambahan informasi, program Hutama Karya ReGreen merupakan bagian dari rangkaian Hutama Karya Peduli, yaitu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dirancang untuk menciptakan nilai bersama,tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. Selain ReGreen, program ini juga mencakup Hutama Karya Mengajar, Hutama Karya EduInfra, Hutama Karya WASHInfra, serta Bazaar UMKM. Selain itu, penanaman pohon lainnya juga dilaksanakan di ruas tol yang berada di Pulau Jawa yakni Tol Akses Tanjung Priok (ATP) dan JORR Seksi S (JORR-S).

Kata kunci: HK
Berita sebelumnya

Disdik Jambi dan Densus 88 Bersinergi Cegah Radikalisme di SMKN 1 Kota Jambi

Berita selanjutnya

Protes Warga, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Simpang III Sipin

Berita Terkait

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

28/07/2026

Perkuat Konektivitas di Sumatra Selatan, Hutama Karya Siap Fungsionalkan Tol Palembang-Betung Seksi 1-2

27/02/2026

Progres 98 Persen, Jembatan Siak Akan Dukung Konektivitas Wilayah Rengat-Pekanbaru

09/02/2026

Hutama Karya Laksanakan Peneliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS yang dikelola, Target rampung akhir Januari

23/01/2026
594 Ribu kendaraan Lalui Jalan Tol Trans Sumatera Kelolaan Hutama Karya Saat Libur Panjang Isra Mi’raj 2026 / (Foto: HK)

594 Ribu kendaraan Lalui Jalan Tol Trans Sumatera Kelolaan Hutama Karya Saat Libur Panjang Isra Mi’raj 2026

22/01/2026

Hutama Karya Kerahkan Alat Berat dan Rencanakan 120 Unit Huntara di Aceh Tamiang

25/12/2025

HKI Percepat Penanganan Darurat Akses Lembah Anai, Dukung Pelaksanaan Uji Coba Open Traffic Kendaraan Roda Empat

17/12/2025

Gelar Apel Siaga, Hutama Karya Pastikan Jalan Tol Trans Sumatera Siap Melayani Nataru 2025/2026

17/12/2025

Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Pemerintahan dengan Pembangunan Gedung dan Kawasan Lembaga Yudikatif dan Legislatif di IKN

04/12/2025

Terbaru, Hutama Karya Sampaikan Progress dan Persiapan Pelayanan Nataru Melalui Media dan Site Visit di Jalan Tol Trans Sumatera Bagian Selatan

07/11/2025
Berita selanjutnya
Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Simpang III Sipin

Protes Warga, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Simpang III Sipin

Resmikan Kantor Engineering Baru, PT SAS dan Group Kian Bersinergi dengan Masyarakat

Al Haris Bangga: Sungai Penuh & Tebo Juara 1 se-Sumatera, Jambi Borong Penghargaan di Malam Apresiasi Kemendagri

Peringati Hari Kartini Tahun 2026, TP PKK Desa Setia Budi Adakan Jalan Sehat

Kekuatan "Limo Serumpun": Al Haris Ajak Tokoh Sumbagsel Bersinergi Bangun Daerah

Kekuatan "Limo Serumpun": Al Haris Ajak Tokoh Sumbagsel Bersinergi Bangun Daerah

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.