ARLINGTON — Langkah Prancis untuk merebut trofi Piala Dunia 2026 resmi terhenti di babak semifinal. Les Bleus harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor telak 0-2 dalam laga sengit yang digelar di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada Selasa (14/7/2026) waktu setempat.
Kekalahan ini sekaligus menjadi malam yang frustrasi bagi kapten sekaligus tumpuan utama Prancis, Kylian Mbappe. Bermain penuh selama 90 menit, penyerang Real Madrid tersebut dibuat tidak berkutik oleh disiplinnya lini pertahanan La Furia Roja hingga gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (zero shot on target).
Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat eksekusi penalti dingin dari Mikel Oyarzabal. Keunggulan tersebut berhasil digandakan pada babak kedua, tepatnya menit ke-58, melalui gol Pedro Porro. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan tiket final bagi anak asuh Luis de la Fuente yang kini menunggu pemenang antara Inggris dan Argentina.
Prancis sebenarnya lebih diunggulkan berkat lini serang mereka yang dinilai sangat mematikan. Terlebih lagi, Mbappe menatap laga semifinal ini dengan modal mentereng berupa koleksi delapan gol sepanjang turnamen.
Namun, pelatih Spanyol Luis de la Fuente tampaknya telah menyiapkan taktik matang untuk meredam agresivitas pemain berusia 27 tahun tersebut. Sepanjang laga, ruang gerak Mbappe ditutup rapat-rapat, membuatnya kesulitan mencari celah untuk melepaskan tembakan berbahaya ke arah gawang yang dikawal Unai Simon.
Upaya Mbappe untuk memecah kebuntuan berulang kali patah di kaki para bek Spanyol. Salah satu momen krusial terjadi di babak kedua ketika bek kiri Marc Cucurella melakukan tekel bersih di dalam kotak penalti untuk menggagalkan peluang emas Mbappe. Selain itu, kesigapan Unai Simon yang tampil aktif sebagai sweeper-keeper sukses menyapu bola-bola terobosan di belakang garis pertahanan Spanyol.
Frustrasi skuad asuhan Didier Deschamps makin terlihat menjelang akhir laga. Mbappe bahkan harus diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Unai Simon saat berebut bola. Peluang terakhir Mbappe lewat eksekusi tendangan bebas pun melambung jauh di atas mistar gawang.
Deschamps sempat mencoba menyegarkan lini serang dengan memasukkan tenaga baru seperti Desire Doue dan Rayan Cherki. Sayangnya, pergantian ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap rapatnya organisasi pertahanan Spanyol.
Dengan hasil ini, Prancis gagal mengulang kesuksesan menembus partai puncak dan harus puas berlaga di babak perebutan tempat ketiga. Sementara bagi Spanyol, kemenangan cleansheet ini membawa mereka tinggal selangkah lagi untuk merengkuh gelar juara dunia kedua mereka sepanjang sejarah.
















