• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

TMMD 129 Bojonegoro: Membangun Jalan, Memperkuat Jiwa, Mengedukasi Warga Hadapi Bencana

29/07/2026
PostTweetSend
Dibaca 87

BOJONEGORO, Ampar.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, membuktikan bahwa pembangunan bukan sekadar urusan semen dan batu.

Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, semangat TMMD mengalir ke ranah non-fisik, menyentuh kebutuhan paling dasar masyarakat: keamanan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Hal ini terwujud nyata dalam Sosialisasi Kebencanaan yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (28/7/2026), sebagai bagian integral dari TMMD ke-129 yang mengusung tema visioner, “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”

Pertemuan ini bukan sekadar diskusi teoretis di balik meja. Ia adalah ruang hidup di mana perangkat desa, anggota Linmas, dan tokoh masyarakat Desa Kesongo berkumpul untuk menyerap ilmu bertahan hidup dan menyelamatkan sesama.

Di tengah kerentanan wilayah Bojonegoro yang akrab dengan aliran Bengawan Solo (potensi banjir), ancaman tanah longsor di wilayah selatan, hingga risiko non-alam di kawasan industri migas, edukasi kebencanaan menjadi oase pengetahuan yang vital.

Peserta dibekali strategi mitigasi, taktik penyelamatan, dan yang terpenting: mentalitas siaga.

Bacajuga

Desa Tanjung Mulya Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2027

Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD 2026 kepada 23 KPM

Tim Gabungan Pantau Pasar Tanjung dan Ritel, Harga Beras Jember Dipastikan Sesuai HET

Kisruh Muswil APJII Jambi, Kadin : Penggugat dan Tergugat Harus Segera Berdamai

Ginuk Karniati, Kasubbag Umum dan Kepegawaian BPBD Bojonegoro, yang hadir mewakili Kalaksa Heru Wicaksi, menekankan sisi humanis dari kegiatan ini.

Baginya, tujuan utamanya adalah menanamkan pemahaman dini agar masyarakat tidak hanya pasrah, tetapi mampu bertindak cerdas saat musibah datang.

“Ilmu ini bukan hanya untuk diri sendiri. Saat bencana datang, warga tidak boleh panik. Mereka harus tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri, tapi juga berani mengulurkan tangan membantu orang lain. Inilah bekal berharga yang ingin kami berikan,” tegas Ginuk, menggugah semangat kebersamaan.

BPBD, sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah, bersama BNPB di tingkat nasional, memaparkan spektrum bencana yang luas bukan sekadar banjir dan longsor, tapi juga kejadian non-alam serta sosial yang berpotensi melumpuhkan sendi-sendi kehidupan.

Ginuk membedakan “bencana” dari “musibah” berdasarkan skala dampak, kerugian, dan perlunya penanganan terpadu.

Masyarakat Desa Kesongo diajak memahami tiga tahapan krusial manajemen bencana: Pra-Bencana (Pencegahan & Kesiapsiagaan), Langkah preventif melalui edukasi (seperti sosialisasi ini), pencegahan fisik (pembangunan tanggul), hingga pembentukan Desa Tangguh Bencana untuk memperkuat ketahanan lokal.

Saat Bencana (Tanggap Darurat), Prioritas mutlak adalah menyelamatkan jiwa. Evakuasi cepat ke lokasi aman, pemenuhan kebutuhan dasar korban, dan koordinasi terpadu antarunsur menjadi kunci.

Pasca-Bencana (Pemulihan), Rehabilitasi dan rekonstruksi bersama lintas sektor untuk memulihkan kondisi agar kehidupan kembali berjalan normal.

Meski bencana alam tak bisa dicegah, dampaknya bisa diminimalisir dengan kesiapsiagaan. Ginuk juga menegaskan komitmen BPBD untuk respons cepat. Warga diminta tidak ragu melaporkan kejadian secepatnya.

“Segera hubungi BPBD. Tidak perlu menunggu urusan administrasi rampung. Yang utama bagi kami adalah menerima informasi awal agar tim bisa langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya dengan nada yang memberi keyakinan.

Tak hanya itu, BPBD juga menyinggung peran nyata lainnya, seperti distribusi air bersih saat kemarau untuk kebutuhan domestik (bukan irigasi) dan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah terdampak bencana sesuai tingkat kerusakan.

Dari sudut pandang Satgas TMMD, sosialisasi kebencanaan ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Lettu Ckm Purnomo, Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, menyatakan bahwa pembangunan desa harus holistik.

Kualitas sumber daya manusia sama pentingnya dengan jalan atau infrastruktur fisik lainnya. Masyarakat Desa Kesongo harus semakin mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan.

“Kami harap materi hari ini diikuti dengan sungguh-sungguh agar mereka mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya,” harapnya.

Respons hangat datang dari Kepala Desa Kesongo, Kusnadi. Ia mengapresiasi tinggi kolaborasi BPBD dan TMMD yang menghadirkan edukasi tepat guna bagi warganya.

Menurutnya, materi ini sangat relevan dengan realita Desa Kesongo yang rentan kekeringan, angin puting beliung, bahkan kebakaran saat kemarau.

“Kami berterima kasih. Melalui kegiatan ini, warga kami mendapatkan pengetahuan baru yang benar dalam menghadapi bencana. Harapannya, kesiapsiagaan seluruh warga desa akan meningkat secara signifikan,” pungkasnya.

Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo menjadi cermin inspiratif bahwa untuk membangun masa depan desa yang lebih baik, kita tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga jiwa-jiwa masyarakat yang tangguh dan teredukasi untuk saling menjaga satu sama lain, terutama saat alam menunjukkan kekuatannya.

Berita sebelumnya

Pengungkapan Penyulingan Minyak Ilegal di Muba, Polsek Babat Toman Amankan 2 Pekerja dan Buru Pemilik

Berita selanjutnya

Mengukir Asa di Kesongo: Sinergi Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Bangun Drainase 330 Meter Bebas Genangan

Berita Terkait

Desa Tanjung Mulya Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2027

28/09/2026

Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD 2026 kepada 23 KPM

28/09/2026
Tim Satgas Saber Pangan gabungan saat sidak pasar tradisional, Senin (28/9/2026). (Foto: Teamwork)

Tim Gabungan Pantau Pasar Tanjung dan Ritel, Harga Beras Jember Dipastikan Sesuai HET

28/09/2026

Kisruh Muswil APJII Jambi, Kadin : Penggugat dan Tergugat Harus Segera Berdamai

25/09/2026

Meninggal Saat Jalankan Tugas, Pekerja DLH Kota Jambi Dapat Santunan dan Beasiswa Anak

25/09/2026

Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update Software Hingga 6 Tahun

25/09/2026

Tinjau Sejumlah Infrastrukur Terdampak Bencana di Solok, Wapres Dorong Percepatan Perbaikan Akses dan Layanan Publik

25/09/2026

Musyawarah RKPDes 2027 Desa Lubuk Sanai Fokus Pembangunan Rabat Beton dan TPT

25/09/2026

Pembangunan Jalan Rabat Beton 100 Meter di RT 06 Desa Suka Maju Jadi Akses Penghubung dan Dukung Aktivitas Pelajar

25/09/2026

OJK Dorong Generasi Muda Menjadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui ISPO 2026

25/09/2026
Berita selanjutnya

Mengukir Asa di Kesongo: Sinergi Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Bangun Drainase 330 Meter Bebas Genangan

Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Tiga Usulan Menag terkait MBG untuk Santri, dari Perluasan Jangkauan sampai Rantai Pasok Makanan

Ukir Senyum Anak Desa Kesongo, Sisi Humanis Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sentuh Hati Warga

Menembus Terik Kedungadem: Saat Personel Satgas TMMD 129 Bojonegoro Merajut Harapan Mbah Samijan

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.