MUARA BULIAN — Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, mewakili Bupati Batang Hari mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual melalui Zoom Meeting dari ruang kerjanya, Selasa (15/9/2026).
Rapat strategis tingkat nasional tersebut berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, optimalisasi aset daerah, pelaksanaan reforma agraria, hingga percepatan implementasi program prioritas pemerintah di tingkat desa.
Dalam forum interaktif tersebut, pembahasan terbagi menjadi tiga agenda utama:
Pertama, evaluasi dan optimalisasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Pembahasan ini menekankan pentingnya tata kelola aset yang tertib, akuntabel, dan produktif, termasuk mendorong kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kedua, reforma agraria dan perlindungan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). Pemerintah daerah didorong untuk memperkuat peran Gugus Tugas Reforma Agraria sekaligus memperketat pengawasan terhadap LSD demi menjamin kepastian hukum kepemilikan lahan serta menjaga ketahanan pangan daerah.
Ketiga, percepatan program prioritas Presiden di tingkat desa. Raker dan RDP turut mengevaluasi sejauh mana program prioritas pemerintah pusat yang menyasar kawasan pedesaan telah terealisasi, guna memastikan dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Keikutsertaan Pemkab Batang Hari dalam forum ini menjadi langkah nyata untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda strategis nasional.
Melalui penguatan pengelolaan aset, penataan agraria, perlindungan lahan pertanian, serta percepatan pembangunan desa, Pemkab Batang Hari menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
















