• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Anak Dusun 

03/10/2020
PostTweetSend
Dibaca 70

Oleh: Musri Nauli

AMPAR.ID – Kisah dimalam hari bercerita di sebuah sekretariat organisasi kepemudaan membuat saya tercenung. Cerita dari mereka membuat saya merenung. 

Kata-kata “dusun”, “anak dusun”, “orang dusun” atau orang kita terus mewarnai pembicaraan. 

Cerita dimulai ketika saya menikmati kopi. Setelah seharian berjalan mutar-mutar dak karuan, saya melepaskan Lelah. 

Sembari memulai cerita, saya meneguk kopi yang terhidang. Masih kental memanas. Asap kopi menderu ke udara. 

“Saya lihat calon Gubernur saya nih seperti melihat saya sendiri. Anak dusun yang mempunyai mimpi.

Bacajuga

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

Mimpi mengubah nasib dan mempunyai harapan. 

Banyak anak-anak dusun yang bermimpi jadi orang besar. Sukses. Pendidikan. Dipandang orang. 

“Nah Al Haris adalah mimpi kami. Kami melihat Al Haris adalah mimpi kami. Orang dusun bisa menjadi orang besar. Lihatlah Al Haris”, katanya berapi-api.

Persis Bung Tomo mengajak rakyat Surabaya melawan NICA. Tentara Belanda yang mendompleng kedatangan Sekutu. 
Seakan-akan kopi terteguk di leher. Kopi panas sedikit gula kemudian menyentak badanku. Yang sempat merasakan dingin di malam hari. 

Tidak terpikirkan sama sekali saya. Sang calon kandidat yang kemudian ramai dibincangkan orang banyak ternyata menjadi inspirasi.

Anak Dusun terhadap mimpinya. Mimpi untuk mengubah nasib. Mengubah keadaan menjadi kenyataan. 

Membicarakan “dusun” tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sederhana, tahu adat, menghormati orang tua, tahu tutur dusun, pintar menempatkan diri dan tidak lepas dari kehidupan sehari-hari di dusun. 

Sebagai “anak dusun”, pandai menangkap kodok, menebar jala, mencari ikan dan turun tuai padi, mimpi sukses dikota besar adalah mimpi anak dusun yang manusiawi. Mimpi melihat kehidupan kota. Mimpi meraih cita-cita. 
Sayapun tidak terpikirkan.

Bagaimana seorang Al Haris yang lahir di sebuah tempat yang dikenal Sekancing mampu menjadi inspirasi anak-anak dusun. Yang bermimpi berbuat untuk negeri Jambi. 

Namun yang membanggakan mereka. Al Haris tidak berubah. Dari kukenal sejak dulu. 

Dengan atribut baju Bupati, dia tetap menempatkan “seorang adik”. Mendahului menyapa, mendatangi tempat saya berada. 

Pernah ketika saya “mampir’ di tempat pemberhentian (biasa mobil angkutan umum berhenti) di Sekancing. 

Saya melihat kejauhan. Segan untuk menyapa. Dan kemudian saya lihat dia hendak menaiki mobil Dinas berplat merah. 

Namun saya kaget. Dia melihat saya. Turun dari mobil dinas, berjalan kaki, mendatangi saya. 

“Mau kemano, bang ?”, katanya ramah. Sembari mengulurkan tangan. 

Ditengah keramaian, panggilan resmi tetap saya gunakan. 

“Mau ke atas, pak bup. Ini istirahat sebentar”, kata saya. Kaget dia menyampirin saya. 

“Oya, bang. Hati-hati”, katanya sembari tersenyum sembari kembali ke mobil. 

Atau dalam sebuah pertemuan di hotel di Jakarta. Ketika itu hotel tempat menginap digunakan untuk sebuah event kegiatan. 

Dari jauh saya melihat dia sedang berbicara. Kalau tidak salah sedang bertemu dengan ketua Partai. Entah

“urusan apa”, saya juga tidak mengikutinya. 

Alangkah kagetnya saya. Dia kemudian meninggalkan meja. Kemudian mendatangi meja saya. 
Padahal tidak perlu juga dia menyampirin saya. Cukup say hello sambil mengangkat tangan, bagi saya lebih dari cukup. 

Namun ketika dia datang dan sambil bersalaman, “Iya. Lagi ketemu dengan kawan kito dari Jambi. 

“Abang ada kegiatan apa disini”, katanya ramah. Sembari mengulurkan tangan. Termasuk menyalami semua teman-teman saya. 

“Iya, pak Bup. Lagi ada kegiatan. Ini lagi istirahat. Ngopi dulu”, kata saya. Sembari mengenalkan dengan kawan-kawan. 

Setelah berbasa-basi sejenak, kemudian dia pamit. Meninggalkan tempat kami ngopi. 

Belum hilang rasa kaget, tiba-tiba teman-teman bertanya. 

“Siapa tuh, ketua ?, kata temanku. 
“Bupati Merangin. Dia adik tingkat kuliah’, kataku. Belum hilang rasa kaget. 

“Iya. Teman atau adik sih tidak masalah. Tapi dia bupati kok mendatangi. Itu yang bikin kami heran”, kata temanku.

Tidak percaya. 

“Saya juga kaget. Jangan tanya, ya.. Dia memang begitu”, kataku sambil tertawa. Mengusir kegalauan dan kekagetan yang baru dirasakan. 

Ah. Cerita lama yang terpatri kemudian menemukan jalinan cerita. Di tengah malam. Ditemani kopi kental. 

Al Haris memang anak dusun. Dia menjadi inspirasi anak dusun. Dan dia tidak berubah. Dia menempatkan diri. Sebagai orang kecil atau lebih muda. 

Dia melepaskan atribut Bupatinya. Dia melepaskan jubah kebesaran. Tetap menundukkan diri. Sebagai adik. Dan tetap menempatkan diri sebagai Adik. Tidak berubah. 

Inilah kemewahan yang paling kurasakan. Bersama dengan adik, kami menyongsong Pilkada dengan hati gembira. 

Kemewahan yang akan kuceritakan kelak. Kepada anakku.  
Selamat Datang Jambi. Kita menyongsong “arah baru Jambi 2020”. (*)

Kata kunci: anak dusunberita JambiMUSRI NAULIProvinsi Jambi
Berita sebelumnya

Cerita Pasien Isolasi Covid-19 Terpenjara Dikamar ‘Wiro Sableng’

Berita selanjutnya

Dua Sahabat Wartawanku Yang Hebat Dari Balik Kamar Isolasi 

Berita Terkait

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

02/09/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

06/07/2026

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

23/06/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi

22/06/2026

Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026

08/06/2026
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global.

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global

05/06/2026

Sebelum Dibawa ke RS Jiwa, Pemuda di Jambi Ini Habisi Ibunya dengan Mesin Pompa

29/05/2026
Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik sebagai Tersangka Dugaan Korupsi DAK

Pakai Rompi Oranye, Polda Jambi Resmi Tahan Mantan Kadisdik Jambi Adi Varial Dugaan Korupsi DAK SMK

04/05/2026
Perkuat Kepercayaan Publik, OJK Terapkan QR Code Surat tanda Terdaftar Pialang Asuransi dan Reasuransi Indoensia 

Perkuat Kepercayaan Publik, OJK Terapkan QR Code Surat tanda Terdaftar Pialang Asuransi dan Reasuransi Indoensia 

04/05/2026
Berita selanjutnya

Dua Sahabat Wartawanku Yang Hebat Dari Balik Kamar Isolasi 

Satu Lagi Warga Kota Jambi Meninggal Karena Covid-19

PetroChina Berdayakan Putra Daerah Bersaing Majukan Industri Migas

Diduga Berbuat Mesum, Sepasang Kekasih Diamankan Warga

Logika HBA dan Halusinasi CE

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.