AMPAR.ID, Jambi – Cukup jauh pelarian Ibnu Fajar (20) dan Rendi Krisdiyanto (18), Mereka kabur dari Kabupaten Cirebon ke Jambi setelah membacok Adito Hingga tewas, dimana korban yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang bengkel.
Dua pemuda ini diciduk di tempat persembunyiannya, yang berada di Stopel Gudang batu bara Desa Niaso, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Cirebon bersama Satreskrim Polresta Jambi, pada Selasa (7/6) kemarin.
keduanya merupakan warga Blok II dan III 001, 003 atau 005 Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.
Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro mengatakan bahwa, Tim Khusus Polres Cirebon Kota bersama dengan Tim Macan Jambi Polresta Jambi melakukan penyelidikan terhadap keberadaan para terduga pelaku.
Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 07 Juni 2022 sekitar pukuk 17.30 WIB, bertempat di Stopel Gudang batu bara Desa Niaso, Muaro Jambi, tim berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku atas nama Fajar dan Rendi. Sementara 2 orang pelaku lainnya masih DPO.
“Keterangan pelaku bahwa benar pelaku yang telah menganiaya Korban dengan menggunakan golok dengan cara, Pada saat kejadian saya dibonceng Rendi yang mengendarai sepeda motor itu,” katanya Rabu (8/6).
Kemudian dari pengakuan pelaku, pada saat akan menganiaya korban dirinya diarahkan oleh pelaku Fajar untuk mengendarai pelan pelan dan ketika akan melintasi korban.
“Saya disuruh Fajar untuk pelan-pelan saat pembacokan itu, setelah korban dibacok saya disuruh ngebut dan melarikan diri,” tambahnya.
Untuk barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku sebut Kasat, berupa 1 buah HP Samsung J2 prime, dan 1 buah HP Samsung A01. (nda)
















