• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Terbaru
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Kemerdekaan: Bendera Berkibar, Perut Masih Keroncongan

02/10/2025
PostTweetSend
Dibaca 73

Salah satu kebiasaan lama saya adalah mengomentari sesuatu dengan cara satire. Entah kenapa, itu sudah jadi semacam hobi unik. Misalnya, waktu ada acara peringatan Hari Kemerdekaan, seorang ketua ormas yang kebetulan saya jadi dewan pembinanya, mengunggah status WhatsApp tentang meriahnya lomba 17-an. Saya iseng menanggapi dengan mengirimkan kutipan pendek dari Wiji Thukul: “Kemerdekaan adalah nasi dimakan menjadi taik.”

Hasilnya? Heboh. Mungkin karena kalimat itu terdengar seperti tamparan dibanding slogan. Padahal, kalau kita mau sedikit membaca ulang sejarah, kalimat itu pernah benar-benar menggemparkan.

Wiji Thukul, dengan gaya seniman jalanan yang lugas, pernah membacakan puisi itu dalam sebuah acara di Solo. Puisinya sederhana, bahkan terkesan kasar bagi sebagian orang, tetapi justru itulah kekuatannya. Kemerdekaan, katanya, jangan berhenti pada seremoni, jangan berhenti di spanduk dan lomba makan kerupuk. Kemerdekaan harus sampai ke perut rakyat.

Akibatnya? Wiji Thukul dan orang-orang di sekitarnya mendapat pengawasan dan tekanan aparat. Beberapa kawan dan warga sekitar bahkan pernah dipanggil untuk diperiksa di Kodim, menurut kesaksian yang terdokumentasi dalam laporan HAM dan liputan media. Meski begitu, tidak ada dokumen resmi yang mencatat “satu desa” dipanggil. Narasi itu lebih merupakan ingatan kolektif tentang betapa luasnya represi Orde Baru.

Bayangkan, sebuah puisi bisa membuat aparat mengira ada makar di balik metafora. Desa seakan ikut dicurigai hanya karena satu warganya berani menyuarakan kenyataan. Inilah ironi yang kadang membuat sejarah kita terasa lebih absurd daripada novel satir.

Tapi mari jujur: bukankah sekarang obrolan kita pun masih soal perut? Pemerintah bicara tentang makan bergizi gratis, tentang subsidi, tentang beras yang naik-turun harganya. Kepala BGN bahkan baru-baru ini menyampaikan data: setiap menit ada 6 bayi lahir di Indonesia, dengan sekitar 60% berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Dan kalau kita lihat data terbaru dari BPS, tingkat kemiskinan keseluruhan memang turun ke 8,47 persen pada Maret 2025, tapi masih ada 5,36 juta anak usia sekolah dari keluarga termiskin (desil 1), di mana 422 ribu di antaranya putus sekolah.

Bacajuga

SKK Migas Obral PI 7 Persen, Gubernur Jambi Pasrah Sambut “Uang Cepat” September 2026

Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Spanyol Melenggang ke Final, Kylian Mbappe Mandul Tanpa ‘Shot on Target’

Persaingan Sengit Kursi Panas Eselon II Jambi: Siapa Saja yang Lolos Tiga Besar?

Geser Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia 2026

Sementara itu, prevalensi stunting baru turun ke 19,8 persen tahun ini, tapi target 2025 masih 18,8 persen, seperti lari maraton di mana garis finishnya ikut mundur pelan-pelan. Angka-angka itu jelas bukan sekadar statistik, tapi potret getir bahwa setelah hampir 80 tahun merdeka, cita-cita para pendiri bangsa soal kesejahteraan masih terasa begitu jauh dari kenyataan yang diharapkan.

Maka, puisi Wiji Thukul yang dulu dianggap subversif itu justru semakin relevan. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan soal bendera dikibarkan, tapi soal apakah perut rakyat kenyang atau tidak. Kita perlu merenungkan kembali pesan yang ia sampaikan.

Satire memang kadang pahit. Tapi bukankah lebih baik pahit daripada terus-menerus ditipu rasa manis buatan?

Novita sari yahya – Penulis dan peneliti
Hobi mengamati tingkah laku manusia Indonesia dan bikin puisi satire. Makna di balik rasa merupakan antologi 100 puisi Novita sari yahya yang sudah mendapatkan sertifikat terpilih atau terbaik dari lomba nasional dan internasional.

Kata kunci: amparbenderaNovita sari yahya
Berita sebelumnya

Pemkot Jambi Gandeng Kemenhub, Terminal Alam Barajo Siap Jadi Pusat Transportasi Modern

Berita selanjutnya

Wisata Religi, Silaturahmi, dan Peningkatan Ekonomi, Pesan Bupati Tanjab Barat di Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani

Berita Terkait

Gubernur Jambi Al Haris

SKK Migas Obral PI 7 Persen, Gubernur Jambi Pasrah Sambut “Uang Cepat” September 2026

31/07/2026
Pemain Spanyol Mikel Oyarzabal (tengah) dan Lamine Yamal (kanan) berusaha menghentikan pemain Prancis Kylian Mbappe (kiri) dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 14 Juli 2026 (c) AP Photo

Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Spanyol Melenggang ke Final, Kylian Mbappe Mandul Tanpa ‘Shot on Target’

15/07/2026
Ilustrasi lelang jabatan/ istimewa

Persaingan Sengit Kursi Panas Eselon II Jambi: Siapa Saja yang Lolos Tiga Besar?

07/07/2026
Ilustrasi orang terkaya

Geser Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia 2026

02/07/2026

OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah dI BPRS GP

21/06/2026

Nakhodai PWI Kota Jambi Lagi, Ini Target Irwansyah 3 Tahun ke Depan

17/06/2026
Diterpa Isu "Balas Budi" Perkara, Pemprov Jambi Tegaskan Hibah ke Kejati Sah dan Prosedural

Diterpa Isu “Balas Budi” Perkara, Pemprov Jambi Tegaskan Hibah ke Kejati Sah dan Prosedural

06/06/2026
Anggota Kelompok Kuliner Kenali Asam Atas (KUALITAS) mengikuti praktik pengemasan produk olahan singkong saat kegiatan Studi Banding dan Pelatihan Pengembangan Produk Makanan Ringan. Kegiatan yang difasilitasi Pertamina EP Jambi Field ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan wawasan pelaku UMKM perempuan dalam pengembangan produk makanan ringan lokal yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Pertamina EP Jambi Dorong Penganekaragamanan Produk UMKM Lewat Pelatihan dan Studi Banding

30/05/2026
PAN Merangin Bagikan Sapi Kurban ke Warga, Bupati hingga Ketua DPRD Turun Tangan

PAN Merangin Bagikan Sapi Kurban ke Warga, Bupati hingga Ketua DPRD Turun Tangan

29/05/2026

Sebelum Dibawa ke RS Jiwa, Pemuda di Jambi Ini Habisi Ibunya dengan Mesin Pompa

29/05/2026
Berita selanjutnya

Wisata Religi, Silaturahmi, dan Peningkatan Ekonomi, Pesan Bupati Tanjab Barat di Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani

Wabup Katamso Hadiri Malam Puncak PBR Tahun 2025

Novita sari yahya - Penulis dan peneliti

Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Seorang pengrajin Batik Mandau dari Kabupaten Bengkalis sedang tekun membuat pola pada kain putih. Ia mengaplikasikan lilin panas menggunakan alat canting untuk membentuk motif pada kain, motif yang sedang dibuat mencakup unsur daun, pompa migas, hingga ornamen-ornamen melayu yang akan menjadi kain Batik Mandau binaan PHR Zona Rokan

Hari Batik Nasional, Komitmen PHR Berdayakan Masyarakat dan Lahirkan Batik Khas di Tanah Sumatera

Sinsen Gelar Astra Honda Motor Best Student Regional Jambi 2025, Cetak Generasi Muda Inspiratif dan Kreatif

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.