AMPAR.ID, Jambi – Puluhan Pendemo yang mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (LSM KOMPEJ) kembali mendatangi kantor PT Pertamina EP Asset I Jambi dikawasan Kenali Asam Atas Kota Jambi, Senin (02/11).
Kedatangan pendemo kali ini, bertujuan untuk mempertanyakan kembali perihal adanya kejanggalan terkait terbakarnya sumur PPS-01 yang berlokasi di Desa Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi belum lama Ini.
Tidak hanya itu saja, Kompej juga mempertanyakan kemana batang hidung Field Manager PT Pertamina EP Asset 1 Jambi. Kompej juga meminta kepada Field Manager Pertamina agar jangan hanya bersembunyi di balik meja dan ruangan ber AC.
Berdasarkan hasil investigasi dan informasi yang berhasil dihimpun oleh LSM Kompej diantaranya:
1. Diduga petugas HSE tidak melakukan Mitigasi bahaya sebelum melakukan pembakaran Flering.
2. Diduga petugas HSE tidak melakukan pengecekan suhu yang menggunakan Gas Detector secara maksimal.
3. Diduga personil pembakaran dilakukan oleh Roustbout bukan petugas yang berkompeten.
4. Diduga kuat RIG SUPT memerintahkan kepada IP untuk melakukan pembakaran di Flering sementara RIG SUPT jelas-jelas mengetahui jika IP adalah petugas Roustbuot.
5. Diduga alat Blow Out Preventer (BOP) tidak berfungsi dengan baik pada saat kejadian.
Usai melakukan orasi, LSM Kompej langsung melakukan hearing bersama pihak PT Pertamina, PT PDSI dan sejumlah pihak TNI-POLRI.
Dalam hearing, LSM Kompej mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dari musibah terbakarnya salah satu sumur milik Pertamina yang bertempat di Desa Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi.
“Kami mencurigai ada permainan dalam proses investigasi ini. Maka dari itu kami minta tolong ada transparansi dalam menyampaikan hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak PT PDSI dan Pertamina,” ungkap Jamnas salah satu koordinator LSM Kompej
Sementara itu, Humas PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Ari didampingi fikri fardhian PR dan Government Relation Asset I menyampaikan, saat ini jajaran pusat dan pihak kepolisian sedang melaksanakan proses investigasi dilapangan, baik itu pemanggilan pekerja dilapangan saat terjadi kebakaran serta menginvestasi tempat kejadian kebakaran atas insiden tersebut.
Fikri menambahkan, bahwa jika pun investigasi sudah selesai dilakukan belum tentu semua informasi bisa disampaikan ke publik perihal terjadinya terbakarnya pada sumur PPS-01 yang berlokasi di Desa Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. (*/Datut Rakash)
















