AMPAR. ID Batanghari – Tim Gugus Tugas Kabupaten Batanghari gelar rapat strategi untuk memperkecil penyebaran wabah penyakit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Batanghari.
Mengingat saat ini status zonasi di wilayah Kabupaten Batanghari berwarna Oranye yang sangat pekat dan hampir menjadi merah.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Batanghari Drs Hendri Jumiral MM, yang didampingi Asisten II Setda Muhammad Rifa’i SP ME, Kalak BPBD Syar’i Saman dan Kadinkes dr Elfi Yenni MARS di Kantor BPBD Batanghari.
” Pada kita bersama, Bupati juga telah memesankan untuk penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan,” Ucap dr Elfi Yenni MARS saat rapat berlangsung. Jum’at (23/04/2021).
Dikatakan Elfi, hasil dari vidcon terakhir ternyata Kabupaten Batanghari merupakan wilayah yang paling rendah melakukan penegakan hukum Prokes.
” Pagi ini saya mendapat kiriman dari bapak Kapolres Batanghari terkait hasil dari vidcon terakhir bahwa untuk Provinsi Jambi ternyata Batanghari paling rendah melakukan upaya penegakan hukum protokol kesehatan,” Katanya.
Masih kata Elfi, Kalau dihitung secara epidemiologi saat ini Kabupaten Batanghari masih berzona oranye yang sangat pekat dengan skor di angka 2,1.
” Kalau kita sudah di bawah angka 2 misalnya 1,9 status zonasi akan berubah menjadi zona merah (Red Zone),” Imbuhnya.
Untuk Diketahui dalam bulan ini saja Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari telah mendata lebih dari 100 orang yang telah dilakukan uji swab.
Hadir pada rapat tersebut Para Camat Se-Kabupaten Batanghari, Kasat POL PP dan para tamu undangan lainnya. (Ari)











