• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Tulisan Aku, Ya Kata Aku: Silaturahmi Tanpa Batas

Oleh: Bahren Nurdin (Akademisi UIN STS Jambi dan Direktur PUSAKADEMIA)

02/01/2021
Foto istimewa.doc

Foto istimewa.doc

PostTweetSend
Dibaca 99

AMPAR.ID, JAMBI – Artikel ini agaknya menjadi tulisan terakhir di tahun 2020 ini. Besok sudah tahun 2021. Selamat Tahun Baru. Berapa artikel yang berhasil ditulis sepanjang tahun 2020 ini? Masih terlalu sedikit! Belum begitu produktif. Malu dengan waktu yang berlalu. Masih terlalu banyak masa yang terlewati sia-sia tanpa produktifitas yang berarti. Masih banyak ide dan gagasan yang berlum tersampaikan. Masih banyak bisikan hati yang belum disuarakan. Masih terlalu banyak suara kebajikan yang belum terwakilkan. Semoga di tahun 2021 nanti lebih banyak lagi. Amin.

Ya. Sesungguhnya menulis bukan hanya sekedar merangkai kata jadi kalimat, kalimat jadi paragraf, dan paragraf jadi sebuah artikel. Menulis adalah menyampaikan makna dan nilai-nilai. Makna dan nilai yang sesungguhnya akan berkontribusi pada kebaikan dan kemaslahatan ummat manusia. Bungkusan makna dan nilai itu bisa berupa apa saja seperti motivasi, inspirasi, koreksi, kritik, argumentasi dan sebagainya. Singkatnya, kata-kata itu hanya bungkusan atau alat untuk menyampaikan makna. Maka, bukan bungkusnya, tapi isinya.

Disadari pula, dengan segala keberagaman latar belakang pembaca, tidak semua mampu melihat isi dari tulisan-tulisan yang saya sampaikan. Banyak juga yang terjebak potongan-potongan kata sehingga gagal menemukan makna dan nilai di dalamnya secara utuh dan komprehensif. Mereka membangun opini sendiri bahkan tidak jarang membenci. Bagi saya, itu pun harus dimaknai dan dinilai dengan kaca mata kebaikan sebagai masukan-masukan untuk membangun diri di masa akan datang.

TULISAN AKU, YA KATA AKU
Saya ingin menyitir kata-kata aktris Dian Sastrowardoyo, salah satu bintang iklan sampo di televisi; ‘rambut aku, ya kata aku’. Bagi saya menarik memaknai ikalan ini, tidak hanya karena katanya, tapi juga nilai yang ada dari kata-kata yang disampaikan. Intinya, orang tidak akan pernah berhenti menilai dengan perspektif mereka sendiri. Rambut panjang salah, pendek tidak baik, diwarnai kurang pas dan seterusnya. Pokoknya semua tidak benar. Jadi, yang benar yang bagaimana? Bagi saya, berpegang teguhlah pada kebenaran!

Dengan konteks yang berbeda, saya juga menghadapi hal yang sama. Di sepanjang tahun 2020 ini ada beberapa tulisan saya yang ‘kontroversial’. Beberapa diantaranya diserang dengan berbagai sudut pandang. Dan yang lebih menyeramkan lagi, tulisan-tulisan itu diserang hanya dengan sepotong judul. Baca judul, langsung ‘sundul’!

Apakah saya marah dengan ‘serangan’ itu? Tentu saja tidak. ‘Tulisan aku, ya kata aku’, kira-kira begitulah cara saya menanggapinya. Artinya, saya menulis dengan prinsip-prinsip yang kokoh tanpa harus dipengaruhi oleh opini-opini pembaca. Saya biarkan para pembaca membangun persepsinya sendiri. Prinsipnya saya tidak menulis untuk siapa-siapa tapi, meminjam kalimat Prameodya Ananta Toer, ‘menulis adalah bekerja untuk keabadian’.

Bacajuga

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

SILATURRAHMI TANPA BATAS
Artikel yang saya tulis biasanya dimuat di blog yayasan keluarga kami, www.yaqin.id. Selebihnya diunggah di media sosial facebook dan dibroadcast melalui whatsapp kepada beberapa sahabat dan juga kawan-kawan media massa baik cetak maupun online. Paling tidak tiga tahun terakhir saya menyadari cara ini ternyata sangat efektif untuk menjalin silaturrahmi. Dengan artikel-artikel yang saya bagikan membuat hubungan tidak terputus. Saya masih bisa berkomunikasi dengan para sahabat bahkan yang telah terpisah jauh. Itulah yang saya sebut silaturrahmi tanpa batas.

Boleh jadi tidak semua tulisan-tulisan yang saya bagikan dibaca. Itu hak mereka. Tapi paling tidak saya sadah menyampaikan apa yang bisa saya sampaikan. Beginilah cara saya menjalin persahabatan. Saya hanya berkeyakinan, jika tidak sekarang mereka sempat membacanya, mungkin suatu saat nanti akan ada waktu bagi mereka. Buktinya, ketika saya tugas ke luar kota, selalu saja ada yang berdiskusi tentang artikel-artikel yang saya tulis. Saya menyebutnya ‘silent readers’.

Akhirnya, setahun berlalu dan setahun ke depan akan dihadapi. Saya masih tetap ingin menulis dan menulis. Saya masih meyakini artikel adalah salah satu media untuk menyampaikan gagasan dan pemikiran yang akan berkontribusi positif untuk ummat. Pro dan kontra terhadap sebuah artikel adalah hukum alam. Tapi satu hal, saya tetap memiliki pendirian dalam menyampaikan makna dan nilai dalam sebuah tulisan karena ‘tulisan aku, ya kata aku’. Saya yakini pula bahwa atikel-artikel itu akan menjadi jembatan kokoh penyambung silaturrahim tanpa sekat ruang dan waktu. Semoga.

(nda/min)

Kata kunci: akademisiBahren Nurdinberita Jambi
Berita sebelumnya

Ketika Ulama Berpuisi: Beralih Profesi?

Berita selanjutnya

Sudah 53 Tahun Berdiri, Sinsen Hadirkan Logo Terbaru

Berita Terkait

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

02/09/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

06/07/2026

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

23/06/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi

22/06/2026

Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026

08/06/2026
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global.

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global

05/06/2026

Sebelum Dibawa ke RS Jiwa, Pemuda di Jambi Ini Habisi Ibunya dengan Mesin Pompa

29/05/2026
Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik sebagai Tersangka Dugaan Korupsi DAK

Pakai Rompi Oranye, Polda Jambi Resmi Tahan Mantan Kadisdik Jambi Adi Varial Dugaan Korupsi DAK SMK

04/05/2026
Perkuat Kepercayaan Publik, OJK Terapkan QR Code Surat tanda Terdaftar Pialang Asuransi dan Reasuransi Indoensia 

Perkuat Kepercayaan Publik, OJK Terapkan QR Code Surat tanda Terdaftar Pialang Asuransi dan Reasuransi Indoensia 

04/05/2026
Berita selanjutnya

Sudah 53 Tahun Berdiri, Sinsen Hadirkan Logo Terbaru

Ist/net

Jadi Pecandu Narkoba, Abdel Achrian Sehari 3 Kali Pakai

Ilustrasi/ist

Mau Punya SIM Gratis, Ini Syaratnya

Ilustrasi listrik PLN

Subsidi Pelanggan Listrik 450 VA dan 900 VA

Ist/net

Gisel Bicara Cinta dan Nafsu, Netizen: Sok Kalem, Sok Polos

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.