AMPAR.ID, SAROLANGUN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun mulai mensosialisasikan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) dibidang air minum dan sanitasi daerah.
Melalui program yang diberikan oleh Pemerintah pusat, itu bertujuan untuk membangun fasilitas air bersih dan sanitasi sampai ke seluruh wilayah hingga ke tingkat desa.
“Ada 22 Desa yang kita undang hari ini untuk kegiatan DAK dan sanitasi air minum di tahun 2022 ini,” ujar Asisten ll Bupati Sarolangun, Dedy Hendri, Kamis (24/6/2021).
Menurut Dedy, sebagaimana diketahui dalam program nasional Pemerintah bertujuan untuk menciptakan 100 persen penduduk tercover oleh air bersih. Nol persen kawasan kumuh dan 100 persen untuk sanitasi.
“Anggarannya untuk air minum itu 5,9 sedangkan sanitasi itu 1,8 yang lebih kurang 5 milyar yang kita dapat dari DAK itu,” katanya.
Selain itu, dari 22 Desa yang disosialisasikan nantinya akan mendapat kucuran dana berbeda-beda. Tergantung dari apa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
“Yang dapat itu desa di 4 Kecamatan, dan tentu kita ingin melaksanakan kegiatan ini sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedy berharap dalam pelaksanaan program kegiatan tersebut nantinya dapat berjalan dengan baik.
“Membantu masyarakat dalam menyiapkan air bersih yang layak minum dan sanitasi yang bisa terpenuhi,” imbuhnya.
(MK)
















