Ampar.id, JambiĀ – puluhan warga desa Pematang Pauh Kecamatan jangkat Timur kabupaten Merangin, melakukan aksi unjuk rasa meminta transparansi dari aparat desa setempat terkait bantuan langsung tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD) pada warga yang terdampak Pandemi covid-19 serta persoalan lain terkait pengelolaan dana desa.
Aksi demo yang berlangsung tersebut disambut baik oleh Camat jangkat Timur dan dilangsungkan mediasi,akhirnya menemukan kesepakatan untuk ditindak lanjuti terkait tuntutan warga.
“Alhamdulillah sudah ada titik terang dan pihak Kecamatan berjanji akan menindaklanjuti dan menyurati serta memanggil kepala desa Pematang Pauh terkait transparansi dan penjelasan terkait BLT-D dan pengelolaan dana desa, dalam waktu 2 minggu kedepan paling lambat kita tidak akan dilanjutkan ke tingkat kabupaten dan provinsi”kata Candra korlap aksi , Selasa, (2/6)

Berikut 6 turutan aksi warga desa pematang pauh :
1.Meminta transparansi dan pemerataan bantuan tepat sasaran BLT-DD tahun 2020
2.Meminta kejelasan pekerjaan fisik JUT sungai bujuk yang diduga SPJ fiktif tahun 2020
3.Meminta kejelasan pengadaan jaringan informasi dan komunikasi tahun 2019
4. Meminta kejelasan pengadaan dana objek wisata tahun 2019
5.meminta kejelasan dana bantuan Provinsi Jambi Rp 60 juta tentang dana untuk tambahan dana Pamsimas yang diduga, dan yang diberikan hanya Rp 4.400.000 .
6.meminta camat jangkat timur menyurati Bupati Merangin terkait poin-poin diatas.













