AMPAR.ID, JAMBI – Bank Jambi menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari penguatan strategi perusahaan pasca-insiden siber yang terjadi beberapa waktu lalu. Langkah ini diambil untuk mendorong percepatan pemulihan, optimalisasi kinerja bisnis, serta memastikan layanan perbankan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan aman.
Forum strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran Direksi, Komisaris, pimpinan divisi Bank Jambi, serta perwakilan mitra strategis dari Bank bjb. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menjaga stabilitas operasional, penguatan manajemen risiko, serta penguatan sistem keamanan teknologi informasi (TI) perusahaan.
Dalam FGD tersebut, dibahas sejumlah aspek krusial operasional dan bisnis, mulai dari peningkatan kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, penguatan mitigasi risiko, hingga pengembangan portofolio bisnis ke depan.
Salah satu poin penting yang matang dibahas dalam forum ini adalah realisasi sinergi bersama Bank bjb melalui skema Joint Financing (JF) dalam penyaluran kredit masyarakat. Lewat skema pembiayaan bersama ini, Bank Jambi dan Bank bjb berkomitmen memperluas akses pembiayaan dan mendongkrak kapasitas penyaluran kredit guna memacu pertumbuhan bisnis kedua belah pihak.
Di tempat yang sama, manajemen Bank bjb turut memberikan apresiasi atas respons cepat dan langkah pemulihan yang dilakukan Bank Jambi dalam menghadapi dampak gangguan siber.
Pihak Bank bjb menekankan bahwa ancaman kejahatan siber merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh Bank bjb setiap harinya. Oleh karena itu, sinergi antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) menjadi krusial untuk saling memperkuat benteng pertahanan digital demi menjaga stabilitas layanan publik.
“FGD ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi, menjaga stabilitas operasional, serta mendorong optimalisasi kinerja Bank Jambi agar terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank Jambi dalam sambutannya.
Dukungan penuh Bank bjb dalam forum ini terlihat dari hadirnya jajaran top manajemen mereka, antara lain:
Asep Dani Fadilah (Direktur Kepatuhan)
Hana Dartiwan (Direktur Keuangan)
Isa Anwari (SEVP Korporasi & Komersial)
Riki Achmad Nurdin (Pemimpin Divisi Manajemen Konglomerasi Keuangan)
Arris Mirawan (Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Kredit, Pasar dan Terintegrasi)
Lina Risnaeni (Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis)
Rudy Purwadhi (Pemimpin Divisi Kepatuhan & APUPPT)
Moch. Indra (Pemimpin Divisi Akuntansi & Pelaporan Keuangan)
Evi Susilawati (Pemimpin Grup Manajemen Konglomerasi 1)
Melalui pelaksanaan FGD ini, Bank Jambi kembali menunjukkan komitmennya sebagai bank daerah yang adaptif, profesional, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman demi mendukung pembangunan ekonomi Provinsi Jambi secara berkelanjutan.















