JAMBI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Jambi Tahun Ajaran 2026/2027 resmi bergulir. Proses seleksi dan penerimaan siswa baru untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai April hingga Juli 2026 mendatang.
Pihak panitia penyelenggara mengimbau kepada seluruh calon peserta didik beserta orang tua murid untuk mencermati setiap linimasa agar tidak ada tahapan penting yang terlewat.
Rangkaian program SPMB ini diawali dengan tahapan sosialisasi dan publikasi yang telah dilaksanakan sejak 1 April hingga 17 Mei 2026 di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai mekanisme, aturan, serta persiapan dokumen pendaftaran.
Sebagai bentuk penguatan teknis di lapangan, Dinas Pendidikan juga menggelar pelatihan bagi para operator SPMB sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 22 Mei 2026. Pelatihan ini krusial dilakukan demi menjamin kelancaran sistem saat pendaftaran daring (online) dibuka.
Untuk mengantisipasi penumpukan data dan menjaga kondusivitas sistem, proses pendaftaran inti dibagi menjadi dua gelombang berdasarkan jalur yang dipilih:
1. Jalur Afirmasi dan Mutasi (Gelombang I)
Pendaftaran Online: 8 s.d. 13 Juni 2026 (melalui situs resmi SPMB).
Verifikasi Berkas (Online & Faktual): 8 s.d. 16 Juni 2026.
2. Jalur Domisili, Umum, dan Prestasi (Gelombang II)
Pendaftaran Online: 17 s.d. 26 Juni 2026.
Verifikasi Berkas (Online & Faktual): 17 s.d. 28 Juni 2026.
Sebagai informasi tambahan, persentase kuota tahun ini masih menerapkan skema yang adil dan proporsional, yaitu Jalur Prestasi (35%), Jalur Domisili (30%), Jalur Afirmasi (30%), dan Jalur Mutasi (5%).
Puncak dari seluruh rangkaian seleksi adalah pengumuman kelulusan. Hasil akhir dari seluruh jalur penerimaan (Domisili, Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi) akan diumumkan secara serentak pada 29 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Provinsi Jambi.
Bagi para calon peserta didik yang dinyatakan lolos seleksi, mereka diwajibkan untuk melakukan tahapan akhir berupa pendaftaran ulang dan lapor diri. Proses administratif ini dijadwalkan berlangsung singkat, yakni mulai 1 hingga 4 Juli 2026.
Pihak penyelenggara mengingatkan orang tua murid agar mempersiapkan segala dokumen persyaratan fisik maupun digital sejak dini. Selain itu, masyarakat diminta untuk terus memantau kanal informasi resmi secara berkala guna menghindari disinformasi atau tertinggalnya jadwal penting selama proses penerimaan berlangsung.











