Mukomuko, Ampar.id – Desa Sido Dadi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka membahas dan menyepakati prioritas pembangunan desa untuk tahun 2027. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga untuk menyampaikan aspirasi dan menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Musrenbangdes yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa pada 11 September 2026, dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan kecamatan, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, kader pemberdayaan masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumariatun menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Melalui Musrenbangdes ini, kami berharap seluruh usulan masyarakat dapat dibahas secara terbuka dan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan desa sesuai dengan kemampuan anggaran serta kebutuhan yang paling mendesak,” ujar Kepala Desa.
Pembahasan Musrenbangdes meliputi sejumlah bidang, antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, serta pelestarian lingkungan. Beberapa usulan yang menjadi perhatian dalam musyawarah antara lain pembangunan jalan lingkungan, perbaikan drainase, peningkatan fasilitas kesehatan, pengembangan UMKM, dan kegiatan pemberdayaan pemuda.
Selain membahas usulan pembangunan, peserta musyawarah juga menyepakati kesepakatan utama, serta menentukan usulan yang akan diprioritaskan untuk dibawa ke tahapan perencanaan pembangunan berikutnya.
Pemerintah Desa berharap hasil Musrenbangdes dapat menjadi acuan dalam penyusunan RKP Desa dan mendukung terwujudnya pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.
Tentang Pemerintah Desa Sido Dadi
Pemerintah Desa Sido Dadi berkomitmen melaksanakan tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang melibatkan masyarakat, mengedepankan transparansi, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga, ungkapnya. (Mnr)
















