• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Yurianto: Harus Ada Komando Gugus Tugas Terkait Kesembuhan Pasien

13/08/2020
PostTweetSend
Dibaca 92

AMPAR.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diketahui telah merilis kriteria pasien yang dapat dipulangkan dari isolasi akibat infeksi Covid-19, pada 27 Mei 2020 lalu. Kriteria baru tersebut didasarkan pada temuan, bahwa pasien yang gejalanya telah sembuh mungkin masih positif Covid-19, bila diuji menggunakan Rapid Test maupun PCR selama beberapa minggu.

Kriteria pemulangan pasien terbaru dari WHO dikutip dari Tirto.id artikel 23 Juni 2020, yakni untuk pasien dengan gejala dapat pulang setelah 10 hari gejala tersebut muncul, ditambah setidaknya 3 hari tanpa gejala (termasuk tanpa demam dan masalah pernapasan). Sementara untuk pasien tanpa gejala, dapat pulang setelah 10 hari tes menunjukkan positif Covid-19.

Sementara itu pada 13 Juli 2020, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes/KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Kepmenkes ini merupakan revisi dari Kepmenkes nomor HK.01.07/Menkes/247/2020. Menkes merevisi peraturan yang disebut dengan Revisi 5, disesuaikan dengan perkembangan keilmuan dan teknis kebutuhan pelayanan.

Hal senada juga diungkapkan oleh dr. Achmad Yurianto, selaku Direktur Jenderal dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI. dr. Yuri menyebut, kriteria terbaru dari WHO dapat diterapkan kepada seluruh pasien kasus Covid-19, dengan memperhatikan lokasi isolasi dan keparahan penyakit.

“Pemerintah daerah diberi kebebasan guna mengambil kebijakan saat memulangkan pasien positif yang telah sembuh,” tutur dr. Yuri saat menjawab pertanyaan dari salah seorang peserta webinar bertajuk “Workshop Memperkuat Kerja Sama dalam Pencegahan Covid-19 di Provinsi Jambi” yang dilaksanakan oleh SKK MIGAS – PetroChina.

Bacajuga

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

Salah seorang peserta tersebut bertanya mengenai kejelasan peraturan, mengenai pemulangan pasien sembuh dari Covid-19. Permenkes terbaru No. 5 menyatakan, pasien dapat dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang apabila tidak lagi ada gejala klinis dalam kurun waktu 10 hingga 14 hari setelah diisolasi.

“Revisi 5 sejak 13 juli 2020 sudah berlaku, sosialisasi dilakukan ke seluruh dinas kesehatan provinsi, kab/kota dan jajaran rumah sakit. Ini sudah diberlakukan dan memang betul bahwa kita akan melakukan monitoring dan evaluasi pada revisi ke-5 ini.”

“Asimtomatik konfirmasi artinya pasien positif cukup melakukan isolasi, dan setelah isolasinya selesai, dan masih asimtomatik makanya kita nyatakan selesai. Kerja WHO seperti itu tanpa harus konfirmasi lagi untuk SWAB PCR-nya. Tetapi manakala asimtomatik artinya ini kan pasien, kita membutuhkan follow up lagi untuk realtime PCR-nya,” jelas dr. Yuri.

Secara gamblang dr. Yuri menuturkan, “Perubahan ini bersumber dari WHO, pada revisi ke 1, 2, 3, dan 4. Itu masih mempersyaratkan 2 kali pemeriksaan negatif baru dinyatakan sembuh. Kemudian dari beberapa tulisan WHO, itu sekali negatif tidak menyebabkan potensi menular pada orang lain.

Oleh karena itu WHO memutuskan 1 kali saja pemeriksaan. Bahkan pada orang tanpa gejala, sebenarnya ini juga memiliki ruang yang cukup baik untuk membentuk antibodinya sendiri. Misalnya, untuk seseorang yang muncul gejala secara klinis. Misalnya dibutuhkan 100 virus, virus itu masuk kemudian mereplikasi pada tubuh seseorang yang kondisinya bagus. Virus ini gak pernah nyampe 100, karena daya tahan tubuhnya bagus, sehingga tidak pernah memunculkan manifestasi keluhan dan pelan-pelan akan hilang sendiri.”

Untuk lebih menjelaskan penuturannya, dr. Yuri mengungkapkan, “Pada orang tanpa simtom sekali, WHO sudah memutuskan tidak usah dikonfirmasi lagi. Yang penting setelah melakukan isolasi mandiri. Kemudian perhitungan WHO berbasis pada data yang didapatkan ini sudah gak perlu diperiksa lagi pastinya negatif, jadi tidak usah dilakukan konfrmasi ulang.

Tapi berdasarkan kasus PCR, seperti di wisma atlet (Jakarta) itu ada 12 kali pemeriksaan tetap positif. Artinya bisa saja dia tidak sakit. Diberikan supporting dan artinya dibutuhkan antibodi yang bagus dan istirahat yang cukup, dan faktor yang penting adalah beban psikologis. Kemudian di wisma atlet (Jakarta) sendiri juga sudah disiapkan tim psikologis.”

Pada webinar ini dr. Yuri juga menyampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, agar pedoman Pemerintah Pusat disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. “Pedoman pusat disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. Tidak ada satu sertifikat pun yang menyatakan kita bebas Covid-19.” tegasnya. (*)

Kata kunci: berita JambiPetroChinaSKK migas
Berita sebelumnya

Dedi: Karyawan Swasta di Jambi Dapat BSU Rp.600 Dampak Corona, Syaratnya

Berita selanjutnya

Terungkap! 4 Perempuan Ini Terjaring Razia Masker ‘Bukan Pesta Seks’

Berita Terkait

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

02/09/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

06/07/2026

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

23/06/2026
Sinergi Hulu Migas dan Pemdes Kasang Lopak Alai Dorong Ketahanan Pangan Lewat Sistem Bioflok

Sinergi Hulu Migas dan Pemdes Kasang Lopak Alai Dorong Ketahanan Pangan Lewat Sistem Bioflok

23/06/2026

Saksikan Sisi Lain Industri Hulu Migas, 60 Jurnalis FJM Jambi Ikuti Media Field Trip 2026

23/06/2026

Kunci FJM Jambi Bertahan: Mursyid Sonsang Tegaskan Prinsip Kebersamaan yang Tegas dan Terukur

23/06/2026
Masuk Area Risiko Tinggi, Puluhan Jurnalis Wajib Ikuti Prosedur Ketat HSSE Pertamina EP Jambi

Masuk Area Risiko Tinggi, Puluhan Jurnalis Wajib Ikuti Prosedur Ketat HSSE Pertamina EP Jambi

23/06/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi

22/06/2026

Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026

08/06/2026
Berita selanjutnya

Terungkap! 4 Perempuan Ini Terjaring Razia Masker 'Bukan Pesta Seks'

Korban Bully! 4 Perempuan Ini Dikucilkan Keluarga dan Dipecat Dari Tempat Kerjanya, Ini Kata Ketua PWI Kota Jambi

Terbaru, BNN: 13 ASN Pemprov Jambi Positif Narkotika Jenis Amfetamin

Nekat! Bandar Jual Narkoba Live FB Diciduk Polisi

Pandemi! Polres Tanjabbar Lomba Menjahit Masker Merah Putih

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.