• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Warga Tikam Bokong Kapolsek, Anggota di Keroyok Dan di Sandera

12/05/2020
PostTweetSend
Dibaca 67

Ampar.id, Jambi -Buntut dari pertiban dan penangkapan pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI) di kecamatan Pelepat kabupaten Bungo, kapolsek Pelepat ditikam dan anggota polsi di dikeroyok dan disandera ratusan warga.

Kapolres Bungo AKBP Tri Saksono membenarkan ada ditangkapnya warga yang diduga pelaku peti yang saat ini sedang di proses di Polres Bungo.

“Benar ada, dua diduga pelaku penambangan peti mas ilegal diamankan di Desa Batu Kerbau, Bungo yang saat ini sedang diperiksa intensif,”kata Kapolres.

Tri Saksono mengatakan, dalam upaya penangkapan, Kapolsek beserta jajaran anggota polisi sempat dihadang ditengah jalan karena tidak terima warganya ditangkap terlibat peti dan akibat penyandraan Kapolsek langsung ditikam warga.

“Saat ini, Kapolsek Pelepat dirawat intensif dirumah sakit Bungo,”katanya Senin, (11/5) dilansir dari laman Viva.

Tri saksono menceritakan, awal kejadian Tim gabungan Polsek Bungo melakukan razia penambangan emas tanpa ilegal (PETI) di desa desa batu kerbau dan saat menindak lanjut informasi tambang peti menggunakan alat berat (Excavator) di aliran sungai Desa Batu Kerbau Kecamatan Pelepat. namun, Sekitar pukul16.00 Wib batal dilaksankan karena kendala hujan dan akses jalan tidak bisa di lalui, akhirnya puluhan anggota polisi kembali ke Polsek tanpa ada hasil.

Bacajuga

Polisi Razia PETI di Tebo, Hasilnya Nihil

Gunakan Alat Berat di Dekat Permukiman, Polda Jambi Ringkus 7 Pelaku PETI di Merangin

Polres Tebo Tindak Tegas PETI di Sumay, Delapan Terduga Pelaku Diamankan

Kapolres Bungo Turun Langusng Razia PETI, Dua Alat Jenis Excavator Diamankan 

“Saat minggu, 10 Mei 2020, sekira pukul 10.00 WIB, pihak tim kepolisian terus lanjut ke tempat penambangan peti sebanyak 7 orang Personil ikut kesana demi menangkap diduga para pelaku penambangan. Diduga pelaku yang ditangkap beserta alat berat yang telah di sita dan hendak di bawa oleh polisi. Namun, saat mau kembali ke markas Polsek pelelap sekitar 21.30 WIB mendapat penghadabgan dari ratusan warga desa setempat.”

Selanjutnya, saat penghadangan Kapolsek Pelepat iptu Hendri yang ikut langsung bersama rombongan razia peti, sempat berusaha menenangkan dan menghimbau Massa, bahwa razia yang di lakukan demi menindak lanjut banyaknya beredar berita di media sosial terkait aktipitas peti Menggunakan alat berat di sungai desa Batu Kerbau.

“Kita dapat informasi dari Kapolsek Pelepat, saat dihadang, Kapolseknya meminta agar menyingkir karena mereka mau lewat, namun masyarakat tetap bertahan ditempat,” ungkapnya.

Seterusnya, penghadangan masyarakat diperkirakan mencapai 400 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dan saat pihak Kapolsek dan anggotanya terus berupaya untuk membubarkan, warga langsung melakukan pengeroyokan dangan menggunakan Batu,kayu dan senjata tajam tersebut terhadap rombongan yg akan kembali dari melakukan razia PETI ketempat Polsek.

“Akibat pengeroyokan tersebut satu orang anggota polisi yakni Kapolsek Pelepat mengalami luka tusuk di bagian pantat dan kaca mobil samping pecah, akibat pukulan Massa serta 2 orang pelaku lepas melarikan diri serta Barang bukti hilang di ambil massa lagi,”terangnya.

Trisaksono mengatakan, saat dihadapan kerumunan massa yang mengamuk, rombongan yang di keroyok berusaha menyelamatkan diri ke Base Camp PT. PML serta sekaligus melakukan perawatan terhadap anggota yang ditusuk sebanyak satu kali.

“Mendengar informasi tersesebut, kita langsung kerahkan tim gabungan dari Polres Bungo di-backup kodim 0416/ Bute mengunjungi desa tempat penyandraan anggota kepolisian.
Selanjutnya pihak kepolisian akan mengambil langkah-langkah kedepan terkait permasalahan Peti.

Kata kunci: petipolres BungoPolsek pelepat
Berita sebelumnya

Edi Purwanto Minta Pemprov Peduli Mahasiswa Terdampak CORONA di Luar Negeri

Berita selanjutnya

Empat Terdakwa Korupsi Auditorium UIN Jambi Jalani Sidang Perdana

Berita Terkait

Polisi Razia PETI di Tebo, Hasilnya Nihil

23/06/2026
Gunakan Alat Berat di Dekat Permukiman, Polda Jambi Ringkus 7 Pelaku PETI di Merangin

Gunakan Alat Berat di Dekat Permukiman, Polda Jambi Ringkus 7 Pelaku PETI di Merangin

01/05/2026

Polres Tebo Tindak Tegas PETI di Sumay, Delapan Terduga Pelaku Diamankan

07/01/2026
Kapolres Bungo Turun Langusng Razia PETI, Dua Alat Jenis Excavator Diamankan 

Kapolres Bungo Turun Langusng Razia PETI, Dua Alat Jenis Excavator Diamankan 

14/11/2025

Polisi Ungkap Kasus PETI di Wilayah Merangin, Pelaku dan Barang Bukti 16 Keping Emas Senilai Rp3,23 MIliar Diamankan 

22/09/2025
Berantas PETI, Polres Merangin Tangkap 8 Tersangka Dan 1 Unit Alat Berat Disita/ Foto/ anton

Berantas PETI, Polres Merangin Tangkap 8 Tersangka Dan 1 Unit Alat Berat Disita

24/01/2025

Aktifitas PETI Merambah Taman Nasional Bukit Dua Belas, Pemerintah dan APH Diminta Tindak Tegas

21/01/2025
Ilustrasi Benih Lobster/ Foto/SINDOnews

Polisi Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster di Lintas Sumatera Bungo

20/07/2024
Satu alat berat didapati di lokasi peti/ foto; mhd-ampar

Razia PETI di Bungo, Polisi Dapati Satu Alat Berat Excavator

22/05/2024

PETI Sebabkan Kerusakan Lingkungan di Bungo, Karang Taruna Rantau Keloyang: Sudah Cukup! Buktinya Kita Lihat dan Rasakan, Ada Korban Jiwa

20/05/2024
Berita selanjutnya

Empat Terdakwa Korupsi Auditorium UIN Jambi Jalani Sidang Perdana

Berkas MR Tsk Penyeludupan Ganja 25,8 Kg Dikirim ke JPU

Tiga Remaja di Tebo Menjadi Korban Pencurian dengan Kekerasan

TNI Polri Salurkan Paket Sembako Untuk Warga Jangkat dan Jangkat Timur

Gubernur Salurkan Paket Sembako Untuk Wartawan

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.